Fishing Tools

Published by Priant Taruh on Juli 28, 2016

Operasi pengambilan kembali pipa yang terjepit atau alat-alat yang jatuh kedalam sumur dikenal dengan istilah “memancing” (fishing). Operasi ini melibatkan teknik-teknik dan alat-alat yang kurang lebih sama tetapi dengan problem dan tingkat kerawanan yang berbeda.

Banyaknya variasi dari tipe-tipe dan ukuran-ukuran fishing tool sehingga dibutuhkan stok suku cadang yang besar untuk mengatasi problem yang ada.

Fishing tools ini dapat disewa dan harus dioperasikan oleh orang-orang yang berpengalaman.

Metode-Metode Fishing
Wireline Services
Operasi ini menggunakan kabel-kabel penghantar listrik (multisrand electrical conductor cables) berukuran diameter 3/16 – 5/16 inchi.
Alat-alat yang termasuk dalam wireline service :

1. Freepoint Detection
Alat ini diturunkan dengan kabel penghantar listrik lewat pipa untuk menentukan pada kedalaman berapa pipa terjepit. Diatas titik jepit, alat ini akan mengirimkan signal-signal listrik yang diamati dan dibaca dipermukaan.
Signal-signal listrik ini bervariasi bergantung kepada keadaan tegangan pipa apakah dalam kondisi ditarik vertikal atau diberi torsi. Alat ini sangat peka terhadap pergerakan / tegangan molekul dalam pipa. Pada saat alat tersebut mencapai kedalaman dibawah titik jepit, indikasinya listrik dari pergerakan molekul pipa akan berhenti. Alat ini dapat diturunkan bersama-sama dengan alat pelepas sambungan (back off).

2. String Shot Back Off
Alat ini diturunkan dengan kabel penghantar listrik kedalam lubang sampai kedalaman yang diinginkan dengan dibantu oleh alat pencari kopling (casing sollar locator). Penembakan dilakukan setelah pipa diberi puntiran kekiri dan dengan pengaturan yang baik tidak akan merusak pompa, kopling ataupun ulir pipanya.

3. Jet Cutter
Ledakan yang dihasilkan alat ini akan menghancurkan logam dan pipa terpotong dalam arah melintang. Percikan api akan timbul tetapi pipa selubung yang lebih luar tidak akan rusak karenanya. Biasanya “collar locator” diturunkan bersama-sama agar pemotongan tidak terjadi dikoplingnya.

4. Chemical Cutter
Alat ini memakai kekuatan dari bahan kimia (acid = asam) untuk memotong pipa tanpa menimbulkan percikan api dan tidak ada potongan yang tertinggal (junk free).
 Chemical dan jet cutter tidak memerlukan pipa dalam keadaan diberi puntiran seperti pada string shot back off sehingga keselamatan kerja lebih terjamin. Pemotongan pada kedalaman yang kita kehendaki juga lebih terjamin dibandingkan dengan menggunakan string shot dimana terkadang diperlukan sampai beberapa kali tembakan.

Alat – alat pancing (Fishing Tools)
Alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan yang dibutuhkan untuk pekerjaan memancing baik dalam pipa maupun dilubang terbuka (open hole) adalah sebagai berikut :

A. Peralatan Utama

1. Spears & Overshot
Spear didisain untuk memperoleh bentuk serupa baji yang akan menggigit kedalam rongga benda (berongga) yang dipancing sedangkan pasangannya yaitu overshot (bentuk selubung) akan menangkap bagian luarnya. Keduanya sekarang tersedia dengan elemen-elemen yang memungkinkan sirkulasi fluida (lumpur). Keuntungan lainnya ialah bahwa mereka dapat diturunkan lebih dalam atau melewati “fish” nya dan ‘slip’ nya akan mengembang dan lekat / bertaut dengan rotasi / putaran yang minimum. Dengan cara yang sama, spear dan overshot dilepaskan dari “fish” dengan memutar, biasanya tekanan setelah terlebih dahulu di “slack off”

2. Internal dan External Cutters
Alat-alat pemotong dipergunakan untuk memotong bagian atas dari pipa yang terjepit sehingga memungkinkan pemakaian alat lain untuk mendapatkan / mengambil kembali sisa yang tertinggal. Sebelum teknik string shot ditemukan, “inside cutting” / pemotongan dari dalam adalah cara terbaik untuk melepaskan pipa yang terjepit. String shot back off telah menggantikan pemakaiannya, inside cutting hanya dilakukan apabila kondisi tidak memungkinkan. External cutters memungkinkan pemotongan secara mekanis meskipun lubang dari “fish” tertutup sehingga tidak memungkinkan penggunaan string shot, shaped charge maupun chemical cut. Biasanya external cutting tool dipakai sesudah “fish” di “wash over”.

3. Milling Tools
“Milling shoes dan cutters” dipakai untuk meratakan permukaan atau memperbesar lubang “fish” untuk memungkinkan alat-alat lain masuk kedalam, disekitar atau melewati “fish”. Ujung dari miling tools dilapisi dengan logam yang keras, tetapi mereka biasanya akan rusak setelah “milling” beberapa inchi karena keras dan abrasifnya baja yang dipakai untuk pipa-pipa dalam industri minyak Sejak ditemukannya tungsten carbide maka bahan ini menggantikan material-material yang lain dengan hasil yang memuaskan meskipun alat ini tampaknya sangat sederhana. Junk Mills dipergunakan pada bermacam-macam material. Mereka tahan terhadap putaran yang tinggi dan beban yang berat beban yang berat. Beban yang berat pada mill membutuhkan torsi yang besar untuk memutarnya dan kondisi pipa haruslah menjadi pertimbangan yang lebih besar. Pilot mill biasanya dipakai untuk membor pipa, liner dan lain-lain.

4. Washover Pipe
Washover pipe digunakan untuk melewati “fish” sehingga dapat disemprot dengan mensirkulasikan pasir atau bahan-bahan lain dibagian luar “fish”. Milled tooth shoe biasanya disambungkan dibagian bawah untuk sirkulasi. Jika pekerjaan mengerus diperlukan, shoe akan dilengkapi dengan tungsten carbide. Berjenis-jenis shoes tersedia bergantung pada bentuk, dan komposisi “fish” yang akan digerus.

“Washover Pipe” atau yang sering disingkat dengan wash pipe dapat berupa pipa yang biasa (regular pipe) tetapi biasanya akan lebih baik menggunakan pipa derajat tinggi (best grade pipe) karena tegangan (stress) yang tinggi. Diameter pipa yang dipilih untuk pekerjaan washover bergantung pada diameter luar fish dan diameter dalam casig. Jars alat perlengkapan untuk keamanan pada waktu membebaskannya biasanya dipasang diatas washover pipe. Jika bagian dalam fish tertutup / tersumbat external cutting tool akan menggantikan tempat milling shoe untuk memotong dari luar sesudah washover selesai / siap.

B. Perlengkapan Memancing (Fishing Tools)

1. Bumper Jars
Alat ini memungkinkan pergerakan vertikal dari bagian atasnya tanpa menggerakan bagian bawah dalam batasan jarak tempuh umumnya 20 inchi. Dengan mengangkat bagian atasnya sampai batasan jarak tempuhnya (20 inchi) akan menghasilkan sedikit “upward jar” pada bagian sebelah bawah. Dengan menurunkan secara cepat “strip”nya akan menghasilkan “downward jar atau bump” pukulan kebawah (downward blow), bumper jar adalah alat yang sangat efektif. Pukulan kebawah akan lebih diperkeras dengan menempatkan beberapa drill collar tepat diatas bumper jar.

2. Mechanical dan Hydraulic Jar
Dalam banyak hal fish yang terjepit memerlukan tarikan keatas yang sangat keras (powerful upward jar) untuk membebaskannya. “Mechanical atau Hydraulic Jars”lah yang sesuai untuk hal ini, karena mereka memberikan pukulan keatas dengan membebaskan alat luncur yang ada didalamnya secara tiba-tiba. Kekuatan dari mechanical jars bergantung pada jumlah besar torsi/puntiran, semakin keras tarikan keatasnya ketika alat tersebut meluncur. Hydraulic jars bergantung pada intensitas tarikan keatas pada alat tersebut sebelum dia meluncur.

3. Hydraulic Pulling Tool
Alat perlipatan kekuatan / alat yang melipat gandakan kekuatan ini tidak memakai pukulan-pukulan tetapi dengan kekuatan tarikan yang pelan steady. Kekuatan ini bekerja terhadap “fish” dan tidak terhadap “fishing string”nya. Hal ini disebabkan karena alatnya dilekatkan didalam “casing” sehingga kekuatan tariknya dipindahkan seluruhnya ke “casing”.
Cara kerjanya serupa dengan dongkrak / pengumpul hidrolik. Tekanan hidrolik dari permukaan akan menggerakkan silinder-silinder / tabung-tabung yang ada didalam alat ini untuk mengangkat “fish” yang ditangkap oleh “overshot, spear atau alat-alat penangkap lainnya. Dibutuhkan pompa bertekanan tinggi untuk memberikan tekanan 5000 – 6000 psi terhadap alat ini.

4. Junk Retrievers
“Basket sub atau boot basket” seperti yang tertera pada gambar 28 digunakan untuk mengambil benda-benda kecil yang tertinggal didasar. Umumnya diturunkan bersama-sama dengan mata bor atau milling tool. Mata bor ataupun alat penggerus akan memecah “junk” menjadi potongan-potongan kecil yang dapat diangkat keatas oleh aliran / sirkulasi fluida, dan akhirnya diendapkan kedalam “basket sub atau boot basket”. “Jet Basket” bekerjanya dengan mensirkulasikan balik dari annulus ke pipa. Jari-jarinya akan menahan benda yang sudah disirkulasikan masuk kedalam bodynya. Besi atau potongan-potongan logam dapat diangkat dengan alat pancing maknit (magnetic fishing tool ) Kekurangan dari alat ini ialah hanya ukuran dan jumlahnya yang terbatas yang dapat diambil.

5. Impression Block
Alat ini biasanya dilapisi dengan timah dan diturunkan jika informasi tentang benda apa yang jatuh, berapa ukuranya (panjang, bentuk, diameter luar & dalam) serta kedalaman tidak lengkap diketahui karena satu dan lain hal. Impression block akan menunjukkan kedalaman bentuk dan ukuran dari benda yang jatuh yang akan tertera (membentuk gambaran) pada ujungnya.

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.