Fungsi Lumpur Pemboran

Published by Priant Taruh on Januari 03, 2017
Lumpur pemboran memiliki banyak manfaat penting dalam proses pemboran. Berikut beberapa fungsi lumpur pemboran:


  1. Mengangkat cutting dari dasar lubang bor ke permukaan
  2. Sebagai media logging
  3. Menahan tekanan formasi
  4. Melapisi dinding lubang bor dengan Mud Cake
  5. Mendinginkan dan melumasi pahat serta rangkaian Pipa Bor
  6. Menahan sebagian berat pada Drill String

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

2 komentar

komentar
27 September, 2017 delete

permisi, boleh tanya apa perbedaan lumpur pada pemboran migas dan lumpur pemboran geothermal?

Reply
avatar
03 Oktober, 2017 delete

Sorry baru bls soalnya baru buka blog.
Waduh maaf gan, kalo yang itu saya tidak terlalu tau.

Tapi setahu saya lumpur yang digunakan pada pemboran geothermal sama saja dengan yang digunakan pada operasi migas "menurut saya"

Hanya saja untuk pemboran geothermal ada dua hal yang paling diperhatikan, yaitu temperatur dan loss sirkulasi.

Untuk suhu sendiri kalo untuk water base mud sangat diperhatikan karena kalo suhu lebih dari 150 derajat C, akan ada peningkatan dari nilai gel strenght dan shear strenght (>20 lbs/100ft) itu karena koloid lempung.

Untuk suhu yang semakin tinggi juga biasanya akan sangat berbahaya bahkan bisa saja tdk dpt diatasi.

Kalo untuk loss sirkulasi sih biasanya pasti terjadi, karena didalam formasi ada rekahan jadi saat lumpur lewat bakal buat lumpur masuk ke formasi itu. Dan loss sirkulasi untuk geothermal biasanya cukup besar, karena itu di geothermal digunakan air drilling untuk membantu proses pengangkatan cutting saat terjadi loss.

Itu menurut saya gan hehe.

Reply
avatar

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.