Istilah Yang Sering Digunakan Oleh Mud Engineer

Published by Priant Taruh on Januari 08, 2017

BHA: Bottom hole assembling, susunan rangkaian alat pengeboran seperti bit, drill collars, MWD, drill pipe

BOP: Blow out preventer, adalah alat untuk mencegah terjadinya blow out

BOP Job: Proses pemasangan serta menguji ketahanan BOP

Bottom plug: Plug paling bawah diatas shoe pada proses penyemenan

Cementing job: Proses penyemenan

Degasser: Suatu alat untuk membuang contaminant gas yang ada dalam mud

Desander: Suatu alat penyaring untuk memisahkan pasir dengan mud

Desilter: Suatu alat penyaring untuk memisahkan cutting berukuran kecil dengan mud

Dynamic lost: Lost mud yang terjadi pada saat dipompakan mud kedalam lubang

Dump: Membuang mud yang ada di tangki keluar tangki

Hivis: Mud dengan viscosity sangat tinggi

Baca juga: Kamus Migas

MOT: Mud of test, yaitu mengkur tekanan formasi dengan S.G mud yang digunakan ekivalen dengan S.G. 1.6

MW: Mud weight, yaitu ukuran berat dari mud

MWD: Measuring while drilling, yaitu alat untuk mengukur selama proses pengeboran berlangsung

N/U BOP: Nipple up BOP, proses pemasangan BOP

N/D BOP: Nipple down BOP, proses menurunkan BOP

Ppb: Pound per barrel, konsentrasi mud pound dalam 1 barrel larutan

Poh: Pull out hole, menarik drilling assembling keatas sampai sesuai yang diinginkan

Rig: Rangkaian alat untuk ekploitasi minyak dari crane, drilling assembling, tangki-tangki dsb

Rih: Run in hole, masuknya bor kedalam lubang dan dilakukan pengeboran

SXS: Satuan untuk 1 sack mud

TOC: Top on cement, bagian paling atas didalam casing yang sudah disemen tetapi belum dibor

Top plug: Plug paling atas dibawah TOC

Washdown: Membersihkan cutting yang menempel di drillstring dengan cara menyemprotkan air disepanjang drillstring tersebut

WOC: Waiting on cementing, menunggu penyemenan dari prosesnya sampai kering

Round trip: Membesihkan lubang dengan cara mengeluar masukan bit

Shale shaker: Alat screen untuk memisahkan cutting dengan lumpur

Shoe: Ujung casing yang menempel di bottom hole

Spot: Memompakan Hivis ataupun mud dengan karakteristik tertentu tetapi mud tersebut ditinggalkan didalam lubang, biasanya apabila sedang Poh, round trip

Spud time: Waktu awal mulai pengeboran

Static lost: Lost mud yang terjadi pada saat pompa dalam keadaan mati

Sweep: Memompakan Hivis untuk menyapu cutting yang ada didalam lubang

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.