Pengertian dan Syarat Terbentuknya Reservoir Minyak Bumi

Published by Priant Taruh on Februari 16, 2017
Reservoir atau dalam bahasa indonesianya reservoar merupakan kata yang sudah sering didengar, tapi apakah makna dari reservoir tersebut?
Reservoar merupakan batuan yang pada porositas / porinya menampung minyak. Reservoar bisa diumpamakan sebagai sebuah wadah yang didalamnya dapat menampung air, wadah tersebut kita asumsikan sebagai spon dan air tersebut sebagai minyak.
Pada spon tersebut mempunyai ruang yang dinamakan dengan ruang kosong (porositas), ketika spon dibasahi air maka air akan mengisi ruang pada pori spon tersebut. Begitu juga dengan reservoar minyak, pada celah batuan memiliki pori sehingga pada saat minyak bermigrasi atau berpindah ke reservoar maka minyak akan mengisi ruang kosong pada batuan tersebut tersebut.

baca juga : Apa Sih Petroleum System Itu ???


Batuan reservoar

Jenis batuan pada reservoar adalah Sandstone dan karbonat limestone

Syarat terbentuknya reservoar

Batuan dengan ciri seperti diatas belum bisa langsung dinamakan batuan reservoar, ada beberapa syarat sehingga batuan dapat dinamakan batuan reservoar. Berikut adalah syarat terbentuknya batua reservoar;

1. Batuan Reservoar (Reservoir Rock) 

seperti penjelasan diatas, merupakan batuan yang memiliki porositas dan bersfiat permeable sehingga dapat dialiri oleh fluida.

Terdapat tiga syarat penting yaitu:
  • Wadah : Adanya sifat fisik dari batuan itu sendiri yaitu porositas dan permeabilitas.
  • Isi : Merupakan isi dari reservoir itu sendiri yaitu fluida yang terkandung di dalamnya.
  • Kondisi : Terdapat kondisi tekanan dan temperatur tertentu pada reservoir.

2. Memiliki batuan penutup (cap rock)

Batuan penutup (cap rock) merupakan batuan yang tidak bisa dilalui oleh minyak sehingga minyak tidak akan berpindah ke tekanan lebih rendah pada bagian diatasnya.

3. Jebakan reservoar (reservoir trap)

Trap atau jebakan reservoar merupakan jebakan yang terdiri dari beberapa jenis perangkap diantaranya; stratigrafi, struktural, kombinasi stratigrafi dan hidrodinamik. fungsi dari trap adalah sebagai penghalang sehingga minyak tidak dapat bermigrasi.

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.