Problem Produksi Migas

Published by Priant Taruh on Februari 15, 2017
Menurunnya produktifitas produksi dapat disebabkan oleh dua hal yaitu menurunnya produktifitas formasi dan menurunnya laju produksi.

1. Menurunnya produktifitas formasi

a. Problem water coning dan gas coning

Water coning dan gas coning adalah peristiwa terproduksinya air dan gas lebih awal dari perkiraan akibat adanya gangguan kesetimbangan dari gradient tekanan dan gaya gravitasi dalam aliran fluida.
Penyebab coning adalah:

Adanya tekanan drowdown yang besar di sekitar lubang sumur
Reservoir dengan permeabilitas tinggi menunjukan kecenderungan terjadinya masalah coning rendah karena tekanan drawdown di sekitar lubang sumur kecil.
Laju produksi yang melebihi laju alir kritis water coning dan gas coning

b. Problem kepasiran

Problem kepasiran adalah ikut terproduksinya pasir bersama dengan aliran fluida reservoir. Problem ini umumnya terjadi pada formasi-formasi yang dangkal, berumur batuan tersier terutama pada seri miocene.

Penyebab kepasiran:
  • Tenaga Pengerukan ( drag force )
  • Penurunan Kekuatan Formasi
  • Penurunan Tekanan Formasi
  • Tingginya Kapasitas Produksi
  • Penambahan Saturasi Air
2. Menurunnya laju produksi

a. Problem Parafin

Parafin adalah unsur-unsur pokok yang banyak terkandung dalam minyak mentah. Jenis kerusakan akibat endapan organik ini umumnya disebabkan oleh perubahan komposisi hidrokarbon , kandungan wax (lilin) di dalam crude oil, turunnya temperatur dan tekanan, sehingga minyak makin mengental (pengendapan parafinik) dan menutup pori-pori batuan. Secara umum rumus parafin adalah CnH2n+2.
Penyebab terjadinya parafin adalah:

  • Terhentinya aliran fluida
  • Turunnya tekanan reservoir
  • Hilangnya fraksi ringan minyak
  • Aliran cairan yang tidak tetap dan tidak merata.
  • Kecepatan aliran dan kekasaran dinding pipa.
Pemindahan panas dari minyak ke dinding pipa dan diteruskan ke tempat sekitarnya.

Daerah terbentuknya parafin
  • Tubing
  • Sepanjang zona perforasi 
  • Separator
  • Flow line
  • Stock tank
b. Korosi

Korosi merupakan suatu proses penurunan mutu suatu material logam. Hal ini dapat terjadi oleh lingkungan dengan peristiwa kimia atau elektrokimia sehingga timbul kesetimbangan antara logam dengan lingkunganya 

c. Problem Scale

Scale merupakan endapan yang terbentuk dari proses kristalisasi dan pengendapan mineral yang terkandung dalam air formasi.


Pembentukan scale biasanya terjadi pada bidang-bidang yang bersentuhan secara langsung dengan air formasi selama proses produksi, seperti pada matrik dan rekahan formasi, lubang sumur, rangkaian pompa dalam sumur (downhole pump), pipa produksi, pipa selubung, pipa alir, serta peralatan produksi di permukaan (surface facilities)
Problem korosi

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.