Kompresibilitas Batuan (Compressibility)

Published by Priant Taruh on Mei 07, 2017

Kompresebilitas adalah
  1. Kemampuan batuan untuk diberi gaya tekan
  2. Perubahan bentuk batuan pada saat diberikan gaya tekan
  3. Kemampuan batuan untuk menerima gaya tekan.
  4. Gaya tekan terhadap batuan.
Pada formasi batuan kedalaman tertentu terdapat dua gaya yang bekerja padanya, yaitu gaya akibat beban batuan diatasnya (overburden) dan gaya yang timbul akibat adanya fluida yang terkandung dalam pori-pori batuan tersebut. Pada keadaan statik, kedua gaya berada dalam keadaan setimbang.

Baca juga : Sifat fisik batuan

Bila tekanan reservoir berkurang akibat pengosongan fluida, maka kesetimbangan gaya ini terganggu, akibatnya terjadi penyesuaian dalam bentuk volume pori¬-pori, perubahan batuan dan Menurut Geerstma (1957)2), mengemukakan tiga konsep mengenai kompressibilitas batuan, yaitu:
  1. Kompressibilitas matriks batuan, yaitu fraksi perubahan volume material padatan (grains) terhadap satuan perubahan tekanan.
  2. Kompressibilitas total batuan, yaitu fraksi perubahan volume total batuan terhadap satuan perubahan tekanan
  3. Kompressibilitas pori-pori batuan, yaitu fraksi perubahan volume pori-pori batuan terhadap satuan perubahan tekanan. 
Batuan yang berada pada kedalaman tertentu akan mengalami dua macam tekanan, antara lain:
  1. Tekanan hidrostatik fluida yang terkandung dalam pori-pori batuan.
  2. Tekanan-luar (external stress) yang disebabkan oleh berat batuan yang ada diatasnya (overburden pressure).
Pengosongan fluida dari ruang pori-pori batuan reservoir akan mengakibatkan perubahan tekanan-dalam dari batuan, sehingga resultan tekanan pada batuan akan mengalami perubahan pula. Adanya perubahan tekanan ini akan mengakibatkan perubahan pada butir-butir batuan, pori-pori dan volume total (bulk) batuan reservoir.

Untuk padatan (grains) akan mengalami perubahan yang serupa apabila mendapat tekanan hidrostatik fluida yang dikandungnya.

Perubahan bentuk volume bulk batuan dapat dinyatakan sebagai kompressibilitas Cr atau:

Cr=1/Vr ∙ dVr/dP

Sedangkan perubahan bentuk volume pori-pori batuan dapat dinyatakan sebagai kompressibilitas Cp atau:

Cp=1/Vp ∙ dVp/dP*

Dimana:

Vr = Volume padatan batuan (grains)
Vp = Volume pori-pori batuan
P = Tekanan hidrostatik fluida di dalam batuan
P* = Tekanan luar (tekanan overburden)

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.