Pemboran Horizontal (Horizontal Drilling)

Published by Priant Taruh on Juli 30, 2017

Pemboran Horizontal adalah pemboran yang berarah horizontal atau dengan sudut derajat kemiringan 90°. Sebenarnya pemboran horizontal sama saja dengan pemboran vertikal pada umumnya dalam hal membuat lubang untuk menghubungkan zona di formasi dengan zona di permukaan (surface), hanya saja penerapan pemboran horizontal memiliki alasan yang berbeda.

Baca juga: Ukuran-ukuran pada peralatan pemboran

Pertimbangan dilakukannya pemboran horizontal:
  1. Dilakukan pada formasi minyak yang terdapat dibawah suatu kampung, kota, danau atau dibawah daerah terlarang yang dilindungi.
  2. Mengurangi terjadinya water coning dengan interval yang terbaik dari suatu lapisan minyak tertentu. Dilakukan pada lapisan minyak yang tipis (thin reservoir)
  3. permeabilitas rendah
  4. banyak memiliki rekahan vertikal.
Manfaat pemboran horizontal:
  1. Mengoptimalkan produktivitas sumur dengan cara memperluas daerah pengurasan.
  2. Meningkatkan laju produksi dan tingkat recovery
  3. Mengurangi jumlah sumur pengembangan.
Saat sekarang ini pemboran horizontal dapat diklafikasikan dalam empat kategori yang menggunakan build rate yang berbeda dengan sudut inklinasi dapat mencapai 90° terhadap vertikal, yaitu pemboran horizontal dengan menggunkan ultra short radius, short radius, medium radius, dan long radius (convensional).

Long Radius

Long radius merupakan sistem yang standar digunakan pada lapangan minyak untuk teknologi pemboran horizontal. Long radius atau konvensional sumur horizontal mempunyai build rate 2° sampai 6°/100 ft (30 m) dan build radiusnya 1000 – 3000 ft. Panjang bagian horizontalnya dapat mencapai 1000 -5000 ft.

Pemboran long radius mempunyai tiga bagian (fase) mulai dari ujung kepala sumur sampai pada bagian bawah.
Fase 1 adalah pemboran vertikal sampai KOP (Kick of Point). Fase 2 pemboran berarah dari KOP sampai titik target, dan Fase 3 adalah pemboran yang mempunyai arah horizontal. Penentuan kedalaman total dari tiap-tiap fase disesuaikan dengan kemiringan formasi.

Medium Radius


Teknik pengeboran medium radius pada sumur horizontal telah dikembangkan dengan memodifikasi dari pemboran yang konvensional dan menghasilkan build rate antara 6o sampai 60°/ 100 ft (30m). Teknik medium radius mempunyai jari-jari kelengkungan antara 125 – 700 ft, dengan panjang horizontal section mencapai 3000 ft (915 m), dan dengan diameter yang sama pada sumur long radius.

Short Radius

Pada pemboran lateral short radius menghasilkan tingkat pembentukan build rate antara 1.5 sampai 3°/ft. Teknik short radius mempunyai jari-jari kelengkungan antara 20 – 40 ft, dengan panjang horizontal section mencapai lebih kecil dari 800 ft.  Pemboran lateral short radius ini akan membutuhkan peralatan yang sangat spesial untuk mendukung sistem pemboran horizontal ini.

Ultrashort – Radius

Kategori yang keempat ini, kadang – kadang terpisah untuk metoda Ultrashort – radius, menggunakan aksi dari jetting nozzle dari tekanan tinggi pada ujung nozzle di akhir dari arah flexible pipe. Sudut build rate kemungkinan dapat mencapai 90°/ft.

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.