Metode Pengambilan Sampel Batuan Reservoir (Coring)

Published by Priant Taruh on Agustus 23, 2017
Coring merupakan suatu metode pengambilan sampel batuan reservoir yang relatif besar, baik dari bawah permukaan selama pengeboran, atau dari sisi dinding lubang bor setelah pemboran. Ada dua dasar metode coring yang diterapkan yaitu coring pada saat pemboran (bottom hole coring) dan coring setelah pengeboran (sidewall coring).

 www.aztechwc.com.au

Semua metode coring memanfaatkan beberapa jenis Open Center Bit yang memotong lubang bor bagian tengah, meninggalkan plug silinder atau core di tengah. Seperti pengeboran berlangsung. Central Plug meningkat di dalam tabung hampa atau tabung core di atas bit di mana mereka tertangkap dan kemudian diangkat ke permukaan.

Bottom Hole Coring

Klasifikasi  bottom hole coring umumnya didasarkan pada deskripsi yang lebih spesifik dari peralatan yang digunakan yaitu :

1. Conventional Coring, terdiri dari :
  • Conventional core head (selain diamond)
  • Diamond core head
2. Wireline Retrievable Coring.

Peralatan konvensional coring mengharuskan string seluruh bor ditarik untuk mengambil core. Ini adalah suatu kerugian, namun keuntungan yang sesuai adalah bahwa core besar, 3 sampai 5 inchi masuk dalam diameter lubang dan core dengan panjang 30-55 ft dapat diperoleh. Diameter core yang paling umum yaitu 3 1/2 inchi. Dua tipe core heads conventional khas ditunjukkan pada (Gambar 1) dibawah, yaitu terdiri dari fish tail yang digunakan untuk soft formation dan rolling cutter untuk formasi yang keras.


Gambar 1. Conventional Core Bit


Gambar 2. Tipe Diamond Core Heads

Core barrel dengan menggunakan diamond head umumnya lebih lama dibandingkan dengan menggunakan conventional head. Outer barrel yang bertindak sebagai drill collar, dan satu inner barrel yang berputar secara bebas.  Pemulihan core dengan diamond head umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan conventional head, khususnya di daerah batuan yang keras. Tingkat penetrasi mungkin saja lebih rendah pada formasi lunak dibandingkan dengan rolling cutter heads.


Gambar 3. Conventional Diamond Core Barrel

Di samping conventional coring terdapat metode yang lebih canggih yaitu Coring Wireline. Coring wireline merupakan metode dimana core (dan inner barrel) dapat diambil tanpa menarik string bor. Hal ini dicapai dengan penurunan pipa bor pada wireline. Core barrel yang digunakan agak bervariasi, tetapi pada dasarnya sama dengan tipe conventional.

Core yang diperoleh dengan metode ini adalah kecil yaitu 11/8 -13/4 inchi dalam diameter dan panjang 10 sampai 20 ft. Keuntungan utama dari metode ini adalah penghematan waktu pengambilan, sebagaimana disebutkan sebelumnya. Ketahanan dari diamond bit ditambah dengan fitur Wireline memungkinkan bagian tebal core yang akan diisi tanpa ada waktu yang hilang dalam melakukan pengambilan. Hal ini terutama bermanfaat pada sumur yang dalam.

Sidewall Coring

Metode ini sering dilakukan untuk mendapatkan sampel core dari sebuah zona tertentu atau zona yang sudah dibor. Metode ini biasanya dicapai dengan menggunakan perangkat seperti yang ditunjukkan pada (Gambar 4). Adapun mekanisme dari pengambilan sampel dengan metode ini yaitu dengan menggunakan sebuah peluru hampa yang ditanamkan didalam dinding formasi lalu ditembak dengan menggunakan control panel electrik di permukaan.

Sebuah kabel baja yang fleksibel akan mengambil peluru yang mengandung core. Sampel jenis ini biasanya diameternya sekitar 3/4 atau 13/16 inchi dan panjang 3/4 sampai 1 in. Sidewall coring diterapkan secara luas di daerah batuan lunak di mana kondisi lubang yang tidak kondusif untuk drill steam test. Zona yang akan dijadikan sampel biasanya dipilih dari elektrik log.


Gambar 4. Sidewall Coring Device

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.