FAQ

Tanya:

permisi, boleh tanya apa perbedaan lumpur pada pemboran migas dan lumpur pemboran geothermal?


Jawab:

Waduh maaf gan, kalo yang itu saya tidak terlalu tau.

Tapi setahu saya lumpur yang digunakan pada pemboran geothermal sama saja dengan yang digunakan pada operasi migas "menurut saya"

Hanya saja untuk pemboran geothermal ada dua hal yang paling diperhatikan, yaitu temperatur dan loss sirkulasi.

Untuk suhu sendiri kalo untuk water base mud sangat diperhatikan karena kalo suhu lebih dari 150 derajat C, akan ada peningkatan dari nilai gel strenght dan shear strenght (>20 lbs/100ft) itu karena koloid lempung.

Untuk suhu yang semakin tinggi juga biasanya akan sangat berbahaya bahkan bisa saja tdk dpt diatasi.

Kalo untuk loss sirkulasi sih biasanya pasti terjadi, karena didalam formasi ada rekahan jadi saat lumpur lewat bakal buat lumpur masuk ke formasi itu. Dan loss sirkulasi untuk geothermal biasanya cukup besar, karena itu di geothermal digunakan air drilling untuk membantu proses pengangkatan cutting saat terjadi loss.

Itu menurut saya gan hehe.


Tanya:

Mana daftar pustakanya ???

Jawab:

Untuk saat ini beberapa artikel belum memiliki daftar pustaka.


Tanya:

Darimana sumber artikel blog ini didapatkan?

Jawab:

Artikel yang saya buat di Blog ini dari berbagai sumber, ada yang saya tulis sendiri berdasarkan pemahaman yang saya dapat dalam perkuliahan, dari slide dan laporan para mahasiswa, ebook dan berbagai sumber lainnya.

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.