Sensor Dan Parameter Pemboran (Drilling)

Published by Priant Taruh on October 18, 2018
Dalam suatu operasi pemboran, terdapat berbagai jenis sensor yang berfungsi untuk mengetahui lebih lanjut tentang proses pemboran, seperti kedalaman, volume mud dan lain-lain.

Sensor dan parameter pemboran tentu saja akan sangat membantu proses pemboran, bayangkan saja jika mengebor tanpa ada sensor? Mungkin saja pemboran akan membutuhkan waktu yang sangat lama bahkan bisa saja tidak akan berhasil.

acidpd.id

Sensor PIT

Sensor pit ada 2 macam yaitu delaval dan potensio meter.  Pit sensor delaval bekerja dengan rangkaian IC yang dipengaruhi oleh naik turunnya pelampung sensor.

Pit sensor potensio bekerja dengan berdasarkan perubahan resistivity pada potensio meter yang digerakkan ( diputar ) oleh naik-turunnya pelampung  sensor. Pergerakan bola sensor terjadi oleh naik turunnya permukaan Lumpur di pit dimana sensor tersebut di pasang.

Parameter yang dihasilkan/dipengaruhi oleh sensor Pit adalah:

  1. Pit Volume(Pit 1,Pit 2,Pit 3 …dst )
  2. Pit G/L
  3. Total Pit  Volume
  4. Trip Tank Volume
  5. Trip Tank G/L

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada sensor Pit / Pit Volume:

  1. Pasang sensor agak jauh/aman dari putaran agitator Lumpur. Sensor terpasang dengan kuat menggunakan “C” claim
  2. Sensor dikalibrasi ulang tiap 7 hari sekali ( atau cek nilai volume/signal max dan min pada saat TSK/WOC )
  3. Catat nilai signal/volume min dan max tiap-tiap sensor pada kalibrasi pertama kali
  4. Cek setiap saat kondisi sensor pastikan dalam keadaan baik. Bola sensor dapat bergerak bebas/tanpa hambatan, posisi sensor lurus vertical ( tidak miring ), J-box sensor tertutup rapat, rangkaian kabel terpasang aman (di bawah lantai ) sampai J-box utama (main J-box)
  5. Bersihkan sensor saat tank  Lumpur di kuras dan saat rig down.
  6. Bila terjadi penurunan volume pit active, kemungkinan ada transfer kebocoran tangki Lumpur, atau Pit drill. Bila terjadi loss akan  disertai penurunan  SPP
  7. Bila terjadi penaikan volume pit active, kemungkinan ada transfer atau kick ( gain ) perhatikan gas dan cek degasser pastikan dalam kondisi bagus.

Sensor Density Lumpur

Sensor ini ada dua buah terpasang di possum belly untuk MW out dan di pit aktiv untuk MW in. Cara kerja sensor ini berdasarkan pengaruh Lumpur terhadap membrane yang terpasang di sensor dan di record dalam bentuk satuan arus listrik (mA).

Parapeter yang dihasilkan adalah:

  1. MW in /out. Hydrolika ( Hyd press, Dc-exp, Press loss, ECD, Surge press, Swab pres)

Hal-hal yang perlu diperhatikan

  1. Sensor terpasang dengan kuat menggunakan “C” claim
  2. Bersihkan sensor saat possum belly atau pit active kosong.

Sensor Temperatur

Sensor ini ada dua buah terpasang di possum belly untuk Temp out dan pit aktiv untuk Temp in. Cara kerja sensor ini berdasarkan pengaruh temp lumpur  terhadap sensor yang terpasang  dan di record dalam bentuk satuan arus listrik (mA).

Parameter yang dihasilkan adalah:

  1. Temp in /out

Hal-hal yang perlu diperhatikan

  1. Sensor terpasang dengan kuat menggunakan “C” claim
  2. Bersihkan sensor saat possum belly atau pit active kosong.
  3. Posisi sensor diusahakan tidak terbenam oleh tumpukan cutting di possum belly

Sensor Torque

Sensor berupa press tranducer 5000 psi dipasang di Drilling console atau di “T” connector torque Top drive, prinsip kerja sensor dengan pressure tranducer yang mendapat tekanan saat pipa diputar.

tekanan tersebut akan ditransfer ke DAU sebagai arus listrik ( 0 – 24 mA).

Parameter yang dihasilkan/dipengaruhi adalah:
  1. Torque / Relatif Torque (bila di drilling console tidak ada satuan)

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada Sensor dan Torque:

  1. Pastikan sensor terpasang dengan kuat,  quick coupling sesuai ukuran dengan rig biasanya ¼ “.
  2. Bila pressure tranducer baru, isi dengan martin decker fluid setelah dipasang male /female quick coupling
  3. Pastikan kabel tersambung dengan baik ( + dan – jangan terbalik ) dan tidak basah.
  4. Bila torque bartambah significant pada RPM tetap , kemungkinan ada perubahan formasi misal dari shale ke Limestone (F.Baturaja atau F.Kujung)
  5. Bila torque/relative torque berubah ubah (eratic) dengen RPM tetap, dan bit hours sudah tinggi, kemungkinan factor bit yang sudah aus/dull, biasanya disertai munculnya gram-gram (metal) pada cutting.
  6. Bila torque tiba-tiba tinggi kemungkinan pack off (SPP juga membesar),  pipa terjepit (stuck pipe), ada benda logam jatuh ke lobang (ada gram/metal pada cutting) atau pengaruh geometri lobang (directional well ).

Sensor Casing Pressure

Sensor dipasang di BPM ( Back Pressure Manifold), prinsip kerja sensor dengan pressure tranducer yang mendapat tekanan saat Pipe ram ditutup dan ada pressure melewati BPM.

tekanan tersebut akan ditransfer ke DAU sebagai arus listrik ( 0 – 24 mA).

Parameter yang dihasilkan/dipengaruhi adalah:

  1. Casing pressure ( CSP )

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan sensor terpasang dengan kuat,  quick coupling sesuai ukuran dengan rig biasanya ¼ “. Pasang sensor pada saat hook tidak ada beban.
  2. Kalibrasi setelah dipasang, dengan signal min nilai 0 psi dan signal max: 4020 dengan nilai 10000/5000 psi (sesuai ukuran tranducer, biasanya 10000 psi )
  3. Bila pressure tranducer baru, isi dengan martin decker fluid setelah dipasang male /male quick coupling
  4. Pastikan kabel tersambung dengan baik ( + dan – jangan terbalik ) dan tidak basah
  5. Casing pressure diamati pada saat shut in well atau saat Leak off test / integrity test.

Sensor Stand Pipe Pressure

Sensor dipasang di stand pipe pressure, prinsip kerja sensor dengan pressure tranducer yang mendapat tekanan saat pemompaan melewati stand pipe.

tekanan tersebut akan ditransfer ke DAU sebagai arus listrik ( 0 – 24 mA).

Parameter yang dihasilkan/dipengaruhi adalah:

  1. Stand pipe pressure ( SPP )

Hal-hal yang perlu diperhatikan dengan sensor SPP/SPP:

  1. Pastikan sensor terpasang dengan kuat,  quick coupling sesuai ukuran dengan rig biasanya ¼ “. Pasang sensor pada saat hook tidak ada beban.
  2. Bila pressure tranducer baru, isi dengan martin decker fluid setelah dipasang male/male quick coupling
  3. Pastikan kabel tersambung dengan baik ( + dan – jangan terbalik ) dan tidak basah.
  4. Bila SPP berkurang sampai lebih 100 psi dengan rate pompa SPM tetap,  kemungkinan wash pipe, problem pompa, atau loss (flow out & vol pit berkurang ).
  5. Bila SPP bertambah lebih 100 psi  dengan SPM tetap, kemungkinan ada line buntu,nozzle plug atau pack off ( annulus penuh cutting ) perhatikan torsi biasanya besar.

Sensor Hook Load

Sensor hook load di pasang di pancake. Prinsip kerja sensor dengan pressure tranducer, yang mendapat tekanan saat drilling line mendapat beban dan tekanan tersebut akan ditransfer ke DAU sebagai arus listrik ( 0 – 24 mA).

Parameter yang dihasilkan/dipengaruhi adalah:

  1. Hook Load
  2. Slip status : in/out  ( out:bila hook load melebihi jumlah beban Kelly dan hook. In: bila hook load lebih kecil dari jumlah beban Kelly dan hook ) lihat Slip Threshold
  3. WOB ( Weigh On Bit )
  4. Bit depth dan depth

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan sensor terpasang dengan kuat,  quick coupling sesuai ukuran dengan rig biasanya ¼ “. Pasang sensor pada saat hook tidak ada beban.
  2. Bila pressure tranducer baru, isi dengan martin decker fluid setelah dipasang male /male quick coupling
  3. Pastikan kabel tersambung dengan baik ( + dan – jangan terbalik ) dan tidak basah.
  4. Perhatikan hook load saat cabut/angkat pipa bila melebihi 5-10 klbs dari berat string “terbouyancy” itu normal karena pengaruh drag dan gravity ( apalagi pada sumur berarah /directional ) jika sampai melebihi 30 – 40 Klbs berarti ada over pull. ( catat berapa over pull /selisih dari berat normal string)
  5. Bila Hook load berkurang pada saat masuk pipa dari berat string normal (saat bergerak turun / sluck off ) berarti tight hole/ fill (duduk).

Sensor Pompa SPM

Sensor hook load di pasang di pancake. Prinsip kerja sensor dengan pressure tranducer, yang mendapat tekanan saat drilling line mendapat beban dan tekanan tersebut akan ditransfer ke DAU sebagai arus listrik ( 0 – 24 mA).

Parameter yang dihasilkan/dipengaruhi adalah:

  1. Hook Load
  2. Slip status : in/out  ( out:bila hook load melebihi jumlah beban Kelly dan hook. In: bila hook load lebih kecil dari jumlah beban Kelly dan hook ) lihat Slip Threshold
  3. WOB ( Weigh On Bit )
  4. Bit depth dan depth

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan sensor terpasang dengan kuat,  quick coupling sesuai ukuran dengan rig biasanya ¼ “. Pasang sensor pada saat hook tidak ada beban.
  2. Bila pressure tranducer baru, isi dengan martin decker fluid setelah dipasang male /male quick coupling
  3. Pastikan kabel tersambung dengan baik ( + dan – jangan terbalik ) dan tidak basah.
  4. Perhatikan hook load saat cabut/angkat pipa bila melebihi 5-10 klbs dari berat string “terbouyancy” itu normal karena pengaruh drag dan gravity ( apalagi pada sumur berarah /directional ) jika sampai melebihi 30 – 40 Klbs berarti ada over pull. ( catat berapa over pull /selisih dari berat normal string)
  5. Bila Hook load berkurang pada saat masuk pipa dari berat string normal (saat bergerak turun / sluck off ) berarti tight hole/ fill (duduk).

Gas Trap Degasser

Degasser  dipasang di possum belly. Prinsip kerja degasser ini pada dasarnya mengaduk Lumpur dengan agitator agar gas dalam Lumpur keluar dan diisap oleh vacuum pump untuk dianalisa oleh Chromatograph.

Ada dua macam degasser berdasarkan tenaga penggerak/pemutar agitator yaitu degasser dengan tenaga listrik ( electric ) dan gegasser dengan tenaga angin (air degasser ). Untuk degasser electric jarang hamper tidak pernah digunakan. Kecuali untuk rig yang tidak menyediakan angin compressor.

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Sensor terpasang dengan kuat menggunakan “C” claim dan posisi tegak
  2. Bersihkan degasser saat possum belly kosong, atau setelah penyemenan.
  3. Posisi degasser dan putaran agitator bagus dalam keadaan drilling/sirkulasi.

Lumpur keluar dari corong degasser setengah penuh.

  1. Cek selalu oli pelumas pada regulator atau suntikkan oli pelumas ke slang angin  tiap 1 jam sekali.
  2. Cek sekali-sekali kondisi agitator saat stop sirkulasi. Jika sudah goyah, segera dikencangkan/perbaiki atau ganti   dengan degasser spare.
  3. Pelankan putaran agitator bila   degasser tidak digunakan.
  4. Tekanan angin 20-30 psi (kondisi degasser bagus) untuk memutar agitator guna memecah Lumpur.
  5. Cek posisi degasser bila terjadi perubahan Flow Rate (gpm)

Sensor Depth dan ROP

Sensor depth dipasang di crown block. Terdiri dari dua proximity yang dipasang sejajar miring +/- 45 derajat. Dua sensor proximity ini akan dilewati  4-6 target ( sesuai diameter crown block ) dalam satu putaran crown block.

Depth akan bertambah atau berkurang sesuai dengan arah putaran target yang mengenai proximity. Target berupa stereofoam dengan ukuran  25 x 25 cm tebal +/- 3 cm yang permukaannya dilapisi alluminium tape. jarak antar target usahakan sama. Posisi target terhadap proximity adalah sebagai berikut : crown berputar dan target bergerak mengenai proximity no1 tapi belum mengenai proximity no2 ( no1 nyala dan no2  padam), target terus bergerak dan mengenai kedua proximity ( 1 dan 2 nyala semua ), terus bergerak dan melewati proximity no1 tapi masih mengenai proximity no2 ( no1 padam dan no2 nyala ), target terus bergerak melewati proximity no2 ( no1 padam no2 juga padam ). Jika dinyatakan :  + nyala   - padam     maka :    + -    + +   - +   - -

Parameter yang dihasilkan/dipengaruhi adalah:

  1. Depth
  2. Bit Depth
  3. ROP ( tiap perubahan depth 1 m )
  4. ROP instant ( ROP tiap perubahan depth 10 cm )
  5. Hook position

Hal yang perlu diperhatikan Depth dan ROP:

  1. Sebelum di pasang di crown block,  Cek sensor di bawah pastikan sensor bekerja dengan baik . Pasang kabel sensor ke J-box  dimana kabel multi core sudah  terpasang dan ada power. Coba dengan target secara manual
  2. Sensor terpasang dengan kuat menggunakan “C” claim
  3. Jarak ujung proximity dengan permukaan target max -/+ 0.5 cm
  4. Permukaan target rata dan tebal target satu dengan lainnya harus sama -/+ 3 cm
  5. Pastikan kondisi sambungan kabel bagus dan posisi kabel dalam keadaan aman.
  6. Amati dalam keadaan  block bergerak naik turun,
  7. ROP mengecil/cepat ( 0.1-0.3 dari ROP sebelumnya ) terjadi drilling break, kemungkinan ada perubahan formasi. Dianjurkan untuk spot sample dan perhatikan ada loss atau kick, tunggu bottom up perhatikan gas.
  8. ROP membesar/lambat-sangat lambat, kemungkinan perubahan formasi atau kondisi bit (cek bit hours ) atau bit tidak cocok

Sensor Flow Out

Sensor flow out dipasang di flow line. Prinsip kerja dengan menggunakan potensio meter.

Potensio meter tersambung dengan pedal. Pedal akan bergerak naik/turun  memutar potensio meter bila ada aliran Lumpur melewati flow line. Pemutaran potensio meter akan menghasilkan perubahan resistivity dan arus listrik ( 0 – 24 mA).
Parameter yang dihasilkan/dipengaruhi adalah: Flow out dan Flow G/L

Hal yang perlu diperhatikan dari Flow Out:

  1. Sensor terpasang kuat dan tidak ada kebocoran Lumpur pada dudukan sensor
  2. Pemasangan kabel potensio meter ke card sensor harus benar (tidak terbalik)
  3. Pastikan pemasangan pedal ke potensio terpasang dengan bagus.

Bila pedal digerakkan, potensio ikut berputar.

  1. Bila flow out tiba-tiba membesar sedangkan SPM tetap, kemungkinan ada kick/gain perhatikan gas dan cek degasser.
  2. Demikian pula sebaliknya bila flow out mengecil disertai SPP mengecil, dan SPM tetap, kemungkinan terjadi loss.

Perbedaan LPG, LNG Dan CNG Yang Jarang Orang Tahu

Published by Priant Taruh on October 04, 2018

LPG, LNG dan CNG merupakan gas alam yang berasal dari dalam bumi, atau bagi orang perminyakan adalah reservoir.

Meskipun memiliki akhiran yang sama pada namanya yaitu gas, tapi sebenarnya LPG, LNG dan CNG memiliki perbedaan.

Pada umumnya jarang yang tahu tentang perbedaan antara LPG dan LNG, apalagi dengan CNG yang sepertinya lebih jarang lagi ada yang tahu. Karena CNG biasanya jarang terdengar oleh banyak orang. Yang paling sering didengar atau banyak yang tahu yaitu LPG, yup! sipenyelamat kita dalam dapur ketika memasak.

Meskipun begitu, ada perbedaan yang sangat terlihat anatar ketiga jenis gas tersebut.

Perbedaan LPG, LNG Dan CNG Yang Jarang Orang Tahu


LPG (Liquefied Petroleum Gas)

Liquefied Petroleum Gas atau LPG (juga disebut Autogas) terutama terdiri dari propana, propilena, butana, dan butilena dalam berbagai campuran. Ini dihasilkan sebagai produk sampingan dari pemrosesan gas alam dan penyulingan minyak bumi. Komponen-komponen LPG adalah gas pada suhu dan tekanan normal.

Salah satu tantangan dengan LPG adalah dapat bervariasi dalam komposisi, yang mengarah ke performa mesin yang bervariasi dan kinerja awal yang dingin. Pada suhu dan tekanan normal, LPG akan menguap. Karena itu, LPG disimpan dalam botol baja bertekanan.

Tidak seperti gas alam, LPG lebih berat daripada udara, dan dengan demikian akan mengalir di sepanjang lantai dan cenderung mengendap di titik-titik rendah, seperti ruang bawah tanah. Akumulasi tersebut dapat menyebabkan bahaya ledakan, dan merupakan alasan bahwa kendaraan berbahan bakar LPG dilarang dari parkade dalam ruangan di banyak yurisdiksi.

LNG (Liquefied Natural Gas)

Liquefied Natural Gas atau LNG adalah gas alam yang disimpan sebagai cairan super-cooled (cryogenic). Suhu yang diperlukan untuk mengembun gas alam tergantung pada komposisi yang tepat, tetapi biasanya antara -120 dan -170 ° C (-184 dan -274 ° F). Keuntungan dari LNG adalah bahwa ia menawarkan kerapatan energi yang sebanding dengan bahan bakar bensin dan solar, memperluas jangkauan dan mengurangi frekuensi pengisian bahan bakar.

Kerugiannya, bagaimanapun, adalah tingginya biaya penyimpanan kriogenik pada kendaraan dan kebutuhan infrastruktur utama dari stasiun pengisian LNG, pabrik produksi dan fasilitas transportasi. LNG telah mulai menemukan tempatnya dalam aplikasi tugas berat di tempat-tempat seperti AS, Jepang, Inggris dan beberapa negara di Eropa. Bagi banyak negara berkembang, ini bukan pilihan praktis.

CNG (Compressed Natural Gas)

Compressed Natural Gas atau CNG disimpan di kendaraan dalam tangki bertekanan tinggi - 20 hingga 25 MPa (200 hingga 250 bar, atau 3.000 hingga 3.600 psi). Gas alam sebagian besar terdiri dari metana dan diambil dari sumur gas atau bersama dengan produksi minyak mentah. Seperti yang dikirimkan melalui sistem pipa, juga mengandung hidrokarbon seperti etana dan propana serta gas lainnya seperti nitrogen, helium, karbon dioksida, senyawa sulfur, dan uap air.

Bau berbasis sulfur biasanya ditambahkan ke CNG untuk memfasilitasi deteksi kebocoran. Gas alam lebih ringan dari udara dan dengan demikian biasanya akan hilang dalam kasus kebocoran, memberikannya keuntungan keamanan yang signifikan atas bensin atau LPG.

Semoga artikel diatas bermanfaat ya, jika merasa ada kesalahan atau ingin melihat artikel orisinilnya bisa mengunjungi link yang dicantumkan dibawah ini.

Sources and thanks to: afsglobal.com

Kamu Punya Pertanyaan Aneh? Buka Channel Ini Siapa Tahu Pertanyaanmu Terjawab

Published by Priant Taruh on September 20, 2018
Dalam hidup ini tentu saja ada begitu banyak hal yang mungkin saja sulit untuk dipecahkan bahkan ada beberapa yang sampai saat ini menjadi misteri.

Berbagai misteri tersebut kadang membuat kita bertanya-tanya bagaimana hal tersebut bisa saja terjadi?

Property of kok bisa

Tidak hanya itu saja, hampir setiap orang memiliki pertanyaan yang mungkin bagi dirinya sendiri terdengar aneh.

Beberapa pertanyaan itu seperti;

Apakah hantu ada?

Kenapa Indonesia Tidak Pernah Lolos Piala Dunia?

Dan yang terakhir, Kenapa Bisa Suara Orang Beda-Beda?

Tidak hanya itu saja, ada begitu banyak pertanyaan yang sering ditanyakan orang-orang.

Berbagai pertanyaan yang sering dipikirkan memang ada yang sudah terjawab secara ilmu pengetahuan dan ada juga yang belum terjawab.

Meski begitu pertanyaan yang sudah terjawab sekalipun seringkali sulit dimengerti.

Hal tersebut mungkin saja disebabkan oleh minimnya ilmu pengetahuan, sumber serta keinginan belajar karena mungkin dirasa tidaklah terlalu penting sehingga tidak ada keinginan untuk membaca ataupun mencari tahu.

Jika hal diatas diatas merupakan alasanmu untuk tidak mencari tahu, maka kamu bisa membuka channel Youtube Kok Bisa yang disediakan dalam bentuk video dengan animasi yang keren dan mudah dimengerti.

Di channel Kok Bisa ada berbagai jenis pertanyaan yang dijawab disana.

Jika kamu penasaran dengan pertanyaan yang sering kamu pertanyakan, namun mungkin saja belum terjawab.

Kamu bisa mengunjungi channel Youtube Kok Bisa.

Siapa tahu pertanyaan kamu terjawab disini.

Selain itu jika memang hal yang kamu tanyakan belum terjawab, kamu bisa memberikan pertanyaan langsung ke admin melalui kolom komentar.

Siapa tahu pertanyaanmu diterima dan akan dijawab melalui video yang akan dibuat.

Berikut ini merupakan salah satu video dari Kok Bisa

Property of kok bisa
Semoga pertanyaan kamu terjawab ya dan good luck, jangan bosan-bosan untuk bertanya.
Hal yang kamu pikir aneh tidak selamanya aneh bagi orang lain.
Dan jika artikel ini bermanfaat jangan lupa klik iklan ;)

Aplikasi Jenius Buat Anak Kuliahan Yang Jenius

Published by Priant Taruh on May 28, 2018

Bagi kamu khususnya sebagian anak muda menabung adalah hal yang sulit, apalagi jika kamu masih berstatus mahasiswa.

Memang sih jaman sekarang banyak juga mahasiswa yang punya penghasilan sendiri karena sudah memiliki pekerjaan atau usaha.

Namun bagaimana jika mahasiswa tersebut tidak memiliki usaha atau pekerjaan dan hanya seorang mahasiswa yang tiap bulan dapat uang jajan dari orang tua, tentu saja mengatur keuangan akan cukup sulit apalagi jika mengatur keuangan di akhir bulan.

Jika kamu salah satu orang yang sulit mengatur keuangan, mungkin apa yang akan saya bahas dalam artikel ini dapat membantumu dalam mengatur keuangan.

Ada sebuah aplikasi yang bernama jenius, yang dimana itu merupakan sebuah terobosan baru dimana kamu dapat mengelola keunganmu langsung melalui ponsel.

Jenius merupakan aplikasi perbankan tapi menawarkan fitur yang lebih dari perbankan.

Jenius memiliki berbagai kelebihan karena dalam aplikasi jenius kamu dapat mengatur langsung limit penarikanmu, memblokir kartu ketika hilang, menabung perhari/minggu/bulan secara otomatis, bisa belanjan online secara international, bisa digunakan untuk berbelanja online seperti kartu kredit. Penasaran kan kelebihannya apa saja, yuk lanjut baca kelebihannya dibawah ini:

Kelebihan dari aplikasi jenius

1. Biaya
  • Gratis/Tanpa biaya bulanan.
  • Tanpa minimum saldo, jadi bisa kamu tarik semuanya sampai nol hehe.
  • Gratis transfer ke bank lain 25x/bulan.
  • Gratis tarik tunai disemua ATM 25x/bulan.
  • Gratis tarik tunai di ATM BTPN.

2. Kartu
Pada saat kamu sudah menggunakan jenius, kamu akan mendapatkan 1 kartu atm debit berlogo visa yang dapat kamu gunakan untuk belanja dan transaksi secara internasional serta kamu dapat membuat 3 x-card kartu tambahan agar lebih mudah dalam mengatur keuangan.

Saya sendiri membagi 3x-card (kartu tambahan) seperti ini:
  • Fresh Green untuk jaga-jaga (sakit, butuh uang dadakan).
  • Deep Purple untuk have fun.
  • Breezy Blue untuk kegiatan sehari-hari .

3. Save it
  • Flexi saver: Bebas menabung dan menarik kapanpun.
  • Dream saver: Cocok ketika kamu punya keinginan misalnya ingin membeli hp dalam 1 tahun kedepan dan total yang ingin kamu tabung 1 juta maka kamu bebas memilih nabung otomatis perhari/bulan/minggu. Namun saldo tabungan bebas diambil kapanpun.
  • Maxi saver: Kalau ini lebih tepatnya mirip seperti deposit. Ditabung tapi harus jelas sampai kapan dana disimpan.

Ketiga jenis tabungan mendapatkan bunga 5 % pertahun.

4. Pay Wave
Belanja tanpa perlu ribet, hanya dengan menempelkan kartu atm jenius ke mesin edc maka transaksi akan langsung terproses.

5. Kendali
Dapat memblokir secara langsung ketika kartu hilang atau lupa diletakkan dimana.

6. Password
Bebas mengganti pin ATM kapanpun dan dimanapun.

7. Struk Transaksi
Semua transaksi tersimpan dalam aplikasi dan dapat di download.

8. Rekening
Meskipun jenius adalah sebuah aplikasi, tapi tetap merupakan sebuah bank karena itu kamu pasti akan mendapatkan nomor rekening ketika pembuatan.

9. Suku Bunga
  • Akun Utama (Saldo Aktif atau m-Card) 1% p.a.*
  • e-Card 1% p.a.*
  • x-Card 1% p.a.*
  • Flexi Saver 5% p.a.*
  • Dream Saver 5% p.a.*
  • Maxi Saver (min Rp10.000.000)
  • ≤ Rp99.999.999 5.50%*
  • ≥ Rp100.000.000 5.75%*

10. Keamanan
Uang yang kamu simpan di Jenius aman karena Jenius adalah bagian dari BTPN yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Jenius juga dilengkapi dengan otentikasi 2 tingkat untuk transaksi finansial serta fungsi blokir/buka blokir kartu dan pengaturan limit transaksi yang bisa kamu atur langsung dari dalam aplikasi.

Untuk lebih lengkapnya bisa langsung kunjungi websitenya: www.jenius.com

Keren banget kan manfaatnya, banyak lagi fiturnya.
Jadi bayangin aja ketika belanja online tanpa perlu transfer karena bisa digunakan otomatis sebagai debit online dan gak perlu pusing potongan tiap bulang karena bebas biaya bulanan.

5 Hukum Dasar Geologi Menurut Poort (1976)

Published by Priant Taruh on May 27, 2018

Dalam mempelajari suatu ilmu atau pelajaran biasanya kita akan mempelajari tentang hukum dasar dari materi yang sedang kita pelajari, misalnya dalam fisika kita akan mempelajari hukum Newton.

Meskipun tidak semua ilmu memiliki hukum dasar namun ada beberapa ilmu atau pelajaran yang memiliki hukum dasar, salah satunya adalah Geologi.

Pada bidang geologi terdapat hukum dasar geologi salah satunya hukum dasar menurut poort (1976)

Menurut Poort (1976), dalam geologi dikenal 5 hukum dasar geologi, yaitu:


1. Law of Uniformitarianism, hukum ini menyatakan bahwa keadaan sekarang merupakan kunci keadaan masa lalu .

2. Law of Original Horizontality, hukum ini menyatakan bahwa pada mulanya batuan sedimen diendapkan secara horizontal didasar cekungan sejajar dengan permukaan bumi.

3. Law of Superposition, hukum ini menyatakan bahwa lapisan sedimen yang paling bawah terendapkan duluan, dan berumur paling tua, sedangkan lapisan paling atas adalah lapisan paling muda.

4. Principle of Cross-cuting Relationship, hukum ini menyatakan bahwa batuan yang memotong batuan lain akan berumur lebih muda.

5. Principle of Faunal Succession, hukum ini menyatakan karena evolusi berbagai fosil yang terawetkan didalam suatu sekuen batuan, kenampakan fisiknya berubah secara gradual dan teratur sejalan dengan waktu.

Proses Terbentuknya Hidrocarbon

Published by Priant Taruh on May 27, 2018

Minyak dan gas bumi berasal dari dekomposisi mahluk hidup (tumbuhan dan binatang) yang mati dan tertimbun dalam lapisan batuan sedimen beberapa juta tahun yang lalu. Karena adanya tekanan dan temperatur yang sangat tinggi dalam jangka waktu yang sangat lama maka material-material organic yang ada akan berubah menjadi minyak dan gas yang kita temukan pada saat ini.

Tempat terbentuknya disebut source rock (batuan induk) yaitu batuan yang kaya akan material organic. Setelah matang. Maka HC akan bermigrasi karena adanya perbedaan tekanan. Proses perpindahan HC ini disebut dengan migrasi. HC akan terus bermigrasi hingga menemui trap atau jebakan (seal rock) yaitu batuan yang impermeable. Setelah terjebak, maka HC akan terakumulasi dalam lapisan yang disebut dengan reservoir rock (batuan permeable).

Ada tiga macam teori yang menjelaskan proses terbentuknya minyak dan gas bumi.

1. Teori Biogenetik (Teori Organik)

Menurut Teori Biogenitik (Organik), disebutkan bahwa minyak bumi dan gas alam terbentuk dari beraneka ragam binatang dan tumbuh-tumbuhan yang mati dan tertimbun di bawah endapan Lumpur. Endapan Lumpur ini kemudian dihanyutkan oleh arus sungai menuju laut, akhirnya mengendap di dasar lautan dan tertutup Lumpur dalam jangka waktu yang lama, ribuan dan bahkan jutaan tahun. Akibat pengaruh waktu, temperatur tinggi, dan tekanan lapisan batuan di atasnya, maka binatang serta tumbuh-tumbuhan yang mati tersebut berubah menjadi bintik-bintik dan gelembung minyak atau gas.

2. Teori Anorganik

Menurut Teori Anorganik, disebutkan bahwa minyak bumi dan gas alam terbentuk akibat aktivitas bakteri. Unsur-unsur oksigen, belerang, dan nitrogen dari zat-zat organik yang terkubur akibat adanya aktivitas bakteri berubah menjadi zat seperti minyak yang berisi hidrokarbon.

3. Teori Duplex

Teori Duplex merupakan perpaduan dari Teori Biogenetik dan Teori Anorganik. Teori Duplex yang banyak diterima oleh kalangan luas, menjelaskan bahwa minyak dan gas bumi berasal dari berbagai jenis organisme laut baik hewani maupun nabati. Diperkirakan bahwa minyak bumi berasal dari materi hewani dan gas bumi berasal dari materi nabati.

Jenis-jenis minyak Bumi:

1. Paraffin
2. Olevin
3. Napthan
4. Aromatik

Perbandingan unsur-unsur yang terdapat dalam minyak bumi:

1. Karbon : 83% - 87%
2. Hidrogen : 10% - 14%
3. Nitrogen : 0,1% - 2%
4. Oksigen : 0,05% - 1,5%
5. Sulfur : 0,05% - 6%

Sharing Materi Kompre Bareng Teman

Published by Priant Taruh on May 15, 2018

Sebenarnya sharing kompre sudah sering saya lakukan bersama beberapa teman lainnya...
Tujuannya sih tentu untuk mengerti lebih dalam tentang materi perminyakan khususnya materi tentang kompre.

Saya sharing kompre bukan berarti saya pintar, gak saya GAK PINTAR. Buktinya sampai saat ini saat dimana artikel ini dbuat saya masih bebelum lulus / wisuda dan sudah kuliah lebih dari 4 tahun.

Tanpa saya jelaskan, hal diatas sudah menggambarkan seperti apa saya. Yah begitullah...

Meskipun begitu bagi saya sendiri, sharing kompre maupun sharing tentang hal-hal yang kita tahu kepada orang lain itu sangat berdampak positif. Misalnya jika sharing materi kompre seperti ini, mau gak mau saya harus ingat-ingat lagi beberapa materi yang mungkin saya lupa.

Jadi jelas materi yang hampir atau sudah lupa akan diingat dan dipelajari kembali.

Ok, mungkin bagi sebagian orang sharing sesuatu seperti ilmu pelajaran itu buang-buang waktu atau hanya untuk orang yang pintar saja.

Itu salah. Sharing pelajaran kepada orang lain itu tidak membuang-buang waktu bahkan sangat bermanfaat.

Baca juga: Mengisi Waktu Luang Dengan Bermain Billiard

Nah kalau soal sharing hanya bagi orang yang pintar saja itu sangat salah.

Kenapa?

Sesuatu yang kamu tahu meskipun sedikit dapat dibagikan ke orang lain. Sedikit tapi berarti, daripada tidak sama sekali...

Intinya sih tulisan ini ngak ngejudge bagi teman-teman yang gak mau share suatu hal ke orang lain.
Tulisan ini hanya sekedar pemikiran saya saja yang ingin saya posting di blog pribadi saya hehe.

Dan untuk teman-teman yang merasa sama seperti saya wkwkw (tidak pintar) tapi ingin mencoba share tentang pelajaran ke orang lain. Cobalah pelan-pelan seperti sharing tentang materi kuliah kepada teman dekat/teman kampus.

Sekali lagi artikel ini cuman pemikiran saya yah jadi jika kurang bagus atau kurang berkenan mohon untuk tidak di pikirkan karena tidak penting hehe.