Sensor Depth dan ROP

Published by Priant Taruh on January 03, 2017

Sensor depth dipasang di crown block. Terdiri dari dua proximity yang dipasang sejajar miring +/- 45 derajat. Dua sensor proximity ini akan dilewati  4-6 target ( sesuai diameter crown block ) dalam satu putaran crown block.
Depth akan bertambah atau berkurang sesuai dengan arah putaran target yang mengenai proximity. Target berupa stereofoam dengan ukuran  25 x 25 cm tebal +/- 3 cm yang permukaannya dilapisi alluminium tape. jarak antar target usahakan sama. Posisi target terhadap proximity adalah sebagai berikut : crown berputar dan target bergerak mengenai proximity no1 tapi belum mengenai proximity no2 ( no1 nyala dan no2  padam), target terus bergerak dan mengenai kedua proximity ( 1 dan 2 nyala semua ), terus bergerak dan melewati proximity no1 tapi masih mengenai proximity no2 ( no1 padam dan no2 nyala ), target terus bergerak melewati proximity no2 ( no1 padam no2 juga padam ). Jika dinyatakan :  + nyala   - padam     maka :    + -    + +   - +   - -
Parameter yang dihasilkan/dipengaruhi adalah
1      Depth
2      Bit Depth
3      ROP ( tiap perubahan depth 1 m )
4      ROP instant ( ROP tiap perubahan depth 10 cm )
5      Hook position
Hal yang perlu diperhatikan Depth dan ROP:
1      Sebelum di pasang di crown block,  Cek sensor di bawah pastikan sensor bekerja dengan baik . Pasang kabel sensor ke J-box  dimana kabel multi core sudah  terpasang dan ada power. Coba dengan target secara manual
2      Sensor terpasang dengan kuat menggunakan “C” claim
3      Jarak ujung proximity dengan permukaan target max -/+ 0.5 cm
4      Permukaan target rata dan tebal target satu dengan lainnya harus sama -/+ 3 cm
5      Pastikan kondisi sambungan kabel bagus dan posisi kabel dalam keadaan aman.
6      Amati dalam keadaan  block bergerak naik turun,
7      ROP mengecil/cepat ( 0.1-0.3 dari ROP sebelumnya ) terjadi drilling break, kemungkinan ada perubahan formasi. Dianjurkan untuk spot sample dan perhatikan ada loss atau kick, tunggu bottom up perhatikan gas.
8      ROP membesar/lambat-sangat lambat, kemungkinan perubahan formasi atau kondisi bit (cek bit hours ) atau bit tidak cocok

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.