Komposisi Kimia Hidrokarbon

Published by Priant Taruh on April 25, 2017
Bentuk dari senyawa hidrokarbon merupakan senyawa alamiah, dapat berupa gas, cair atau padatan tergantung dari komposisinya yang khusus serta tekanan dan temperatur yang mempengaruhinya. Endapan hidrokarbon yang berbentuk cair dikenal sebagai minyak bumi, sedangkan yang berbentuk gas dikenal sebagai gas bumi.
Hidrokarbon adalah senyawa yang terdiri dari atom karbon dan hidrogen. Senyawa karbon dan hidrogen mempunyai banyak variasi, yang berdasarkan jenis rantai ikatannya dibagi menjadi dua golongan, yaitu:

Golongan Asiklik

Golongan asiklis atau alifat disebut juga alkan atau parafin. Golongan asilklis dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu golongan hidrokarbon jenuh dan tak jenuh.
Golongan hidrokarbon jenuh mempunyai rumus umum CnH2n+2 dan mempunyai ciri dimana atom-atom karbon diatur menurut rantai terbuka dan masing-masing atom dihubungkan oleh ikatan tunggal, dimana tiap-tiap valensi dari satu atom C berhubungan dengan atom C disebelahnya. Contoh dari senyawa hidrokarbon golongan alkana:


Hidrokarbon ada yang mempunyai ikatan rangkap dua ataupun rangkap tiga (triple), yang digunakan untuk mengikat dua atom C yang berdekatan. Oleh karena itu, valensi yang semula tersedia untuk mengikat atom hidrokarbon telah digunakan untuk mengikat atom C yang berdekatan, dengan cara ikatan rangkap dua yang mengikat dua atom C, maka hidrokarbon seperti ini disebut hidrokarbon tak jenuh atau disebut juga sebagai keluarga alkena (Inggris: alkene).

Senyawa hidrokarbon tak jenuh juga ada yang mempunyai ikatan rangkap tiga, yang sering disebut sebagai seri asetilen. Rumus umumnya adalah CnH2n-2, dimana terdapat ikatan rangkap tiga yang mengikat dua atom karbon yang berdekatan. Pemberian nama sama dengan deret alkena dengan memberikan akhiran “una”. Sifat deret asetilen hampir sama dengan alkena, sedangkan sifat kimianya hampir sama dengan alkena dimana keduanya lebih reaktif dari alkana.

Golongan Siklik

Golongan siklik dibagi menjadi dua golongan, yaitu golongan naftena dan golongan aromatik.
1. Golongan Naftena Golongan naftena sering disebut golongan sikloparafin, atau golongan sikloalkana, yang mempunyai nrumus umum CnH2n.. Golongan ini dicirikan oleh adanya atom C yang diatur menurut rantai tertutup (berbentuk cincin) dan masing-masing atom dihubungkan dengan ikatan tunggal. Contoh dari senyawa hidrokarbon golongan naftena adalah:



2. Golongan Aromatik Pada deret ini hanya terdiri dari benzena dan senyawa-senyawa hidrokarbon lainnya yang mengandung benzena. Rumus umum dari golongan ini adalah CnH2n-6, dimana cincin benzena merupakan bentuk segi enam dengan tiga ikatan tunggal dan tiga ikatan rangkap dua secara berselang-seling, sebagai berikut:


Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.