Alur Produksi Panas Bumi

Published by Priant Taruh on May 03, 2017
Panas bumi merupakan energi terbarukan yang saat ini sedang giat-giatnya dikembangkan oleh pemerintah, panas bumi juga tidak terlepas dari proses produksi. Proses produksi panas bumi terdiri dari beberapa peralatan berikut ini:

1. Kepala Sumur (Well Head)
Kepala sumur merupakan peralatan yang berfungsi untuk menjaga laju alir produksi dari reservoir ke permukaan. Kepala sumur terdiri dari :
Top valve
master valve
wings valve


2. Flow Line
Flow line berfungsi untuk mengalirkan fluida dari beberapa sumur kedalam satu pipa, dimana fluida tersebut dari flow line diarakhkan langsung menuju separator.


3. Separator
Separator adalah tempat untuk memisahkan uap dari air atau tempat untuk memisahkan uap dari partikel padat dan mist. 


Cara kerja separator adalah dengan gaya gravitasi yang dapat membuat fluida dengan densitas lebih kecil (uap) akan mengalir ke atas sedangkan fluida dengan densitas yang tinggi (air dan partikel padat) akan mengalir ke bagian bawah. Dengan cara tersebut uap, ari dan partikel padat akan terpisah. Uap akan dialirkan ke pipa alir uap dan air akan dialirkan menuju pipa brine.


4. Scrubber
Scrubber merupakan peralatan yang dari bentuk fisik hampir menyerupai separator, fungsi scrubber adalah memisahkan partikel air (kondensat)yang masih terkandung dalam uap agar uap benar-benar kering ketika dialirkan menuju turbin.


5. Rock Muffler
Rock muffler adalah bejana yang diisi dengan batuan kecil (kerikil).
Fungsi dari alat ini adalah tempat pengalihan uap kering maupun uap basah. Produksi panas bumi memerlukan uap dengan tekanan yang telah ditentukan, ketika tekanan tersebut berlebih makah akan dikurangi dengan cara membuang/mengalihkan uap melalui rock muffler.


6. Turbine
Turbine merupakan hal yang paling penting dalam proses panas bumi, karena di turbine fluida uap tersebut digunakan dalam memutar turbin sehingga dapat menghasilkan listrik.

7. Menara Pendingin (Cooling Tower)
Cooling tower berfungsi untuk mendinginkan air kondensat yang keluar dari kondensor. Air kondensat pada cooling tower sebagian akan dijadikan sebagai fluida untuk mengkondensasikan fluida yang berada di kondensor dan sebagian lainnya akan dialirkan ke cooling pond atau sumur injeksi.


8. Balong (Cooling Pond)
Balong (cooling pond) merupakan kolam yang berfungsi untuk menampung brine dari separator maupun cooling tower sebelum di injeksi melalui sumur injeksi.


9. Sumur Injeksi
Sumur injeksi berfungsi untuk mengalirkan fluida hasil pemisahan / kondensat kedalam reservoir panas bumi. Biasanya posisi daerah sumur ini lebih rendah sehingga tidak diperlukan pompa untuk mengalirkan fluda tersebut menuju ke wellhead sumur injeksi.


Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

4 comments

comments
21 September, 2017 delete

Sama" Mas, makasih kunjungannya.

Reply
avatar
22 December, 2017 delete

Mantap mas mungkin ada yg lupa di sebutin, Silencernya lupa di sebutin mas, jadi fluida yg dari separator di alirkan ke AFT/Slincer untuk diredam keringkan seramnya baru fluida yg di hasilkan akan di larikan screbbur.
Terimakasih

Reply
avatar
10 January, 2018 delete

Makasih banyak Mas atas masukan serta ilmunya. Dalam waktu mendatang akan saya perbaiki.

Reply
avatar

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.