Wetabilitas (Wettability)

Published by Priant Taruh on May 05, 2017
Wettabilitas didefinisikan sebagai suatu kemampuan batuan untuk dibasahi oleh fasa fluida, jika diberikan dua fluida yang tak saling campur (immisible). Pada bidang antar muka cairan dengan benda padat terjadi gaya tarik-menarik antara cairan dengan benda padat (gaya adhesi), yang merupakan faktor dari tegangan permukaan antara fluida dan batuan.
Dalam sistem reservoir digambarkan sebagai air dan minyak (atau gas) yang ada diantara matrik batuan.

Di reservoar terdapat fluida pembasah atau wetting phase, yaitu:
- Oil wet : oil yang membasahi batuan.
- Water Wet : water yang membasahi batuan.


Gambar 1. Kesetimbangan Gaya-gaya pada Batas Air-Minyak-Padatan 2) 

Gambar 1. memperlihatkan sistem air minyak yang kontak dengan benda padat, dengan sudut kontak sebesar Θdaerajat. Sudut kontak diukur antara fluida yang lebih ringan terhadap fluida yang lebih berat, yang berharga 0 ° - 180°, yaitu antara air dengan padatan, sehingga tegangan adhesi (AT) dapat dinyatakan dengan persamaan:
A_T=σ_so-σ_sw=σ_wo∙cosθ_wo
Dimana:
σso = Tegangan permukaan benda padat-minyak, dyne/cm
σsw = Tegangan permukaan benda padat-air, dyne/cm
σwo = Tegangan permukaan air-minyak, dyne/cm
σwo = Sudut kontak air-minyak.
Suatu cairan dapat dikatakan membasahi zat padat jika tegangan adhesinya positip (θ< 75°), yang berarti batuan bersifat water wet. Apabila sudut kontak antara cairan dengan benda padat antara 75 - 105 °, maka batuan tersebut bersifat intermediet.
Apabila air tidak membasahi zat padat maka tegangan adhesinya negatip (θ > 105°), berarti batuan bersifat oil wet.


Gambar 2. Pembasahan Fluida dalam Pori-pori Batuan 2)

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.