Diagram Fasa (Phase Diagram)

Published by Priant Taruh on June 21, 2017

Phase Envelope: Daerah dimana terdapat 2 fasa fluida.
Under saturated: Kondisi dimana gas masih terlarut didalam minyak, atau bisa dikatakan sebagai satu fasa.
Saturated: Kondisi dimana telah terjadi ekspansi gas, yaitu sudah terdapat dua fasa fluida.
Cricondenbar: Pressure maximum dimana gas tidak dapat terbentuk tanpa memperhatikan temperatur.
Cricondenterm: Temperatur maximum dimana liquid tidak dapat terbentuk tanpa memperhatikan pressure.
Critical Point: Titik kritis dimana fasa liquid & gas bercampur, sehingga tidak dapat ditentukan fluida apa yang mendominasi.
Bubble Point Curve: Kurva yang menunjukkan dimana gelembung gas pertama kali terbentuk saat liquid mengalami penurunan pressure.
Dew Point Curve: Kurva yang menunjukkan dimana embun pertama kali terbentuk pada fasa gas.
Quality line: Garis yang menunjukkan persen kadar liquid & gas pada kondisi saturated.

Klasifikasi Fluida Reservoir

Black Oil

Merupakan reservoir minyak dengan factor penyusutan yang kecil sekali.Terdiri dari variasi rantai hidrokarbon termasuk molekul-molekul yang besar, berat dan tidak mudah menguap (nonvolatile).

Volatile Oil

Merupakan reservoir minyak dengan factor penyusutan yang besar. Volatile oil mengandung relatif lebih sedikit molekul-molekul berat dan lebih banyak intermediates (yaitu etana sampai heksana) dibanding black oil.

Retrograde Gas

Diagram fasa untuk retrograde gas lebih kecil daripada untuk minyak dan titik kritiknya berada jauh di bawah dari lengkungan.
Awalnya retrograde gas merupakan gas-gas di reservoir. Perubahan tersebut merupakan akibat dari kandungan retrograde gas yang terdiri dari lebih sedikit HC berat dari pada minyak.
Digram fasa dari retrograde gas memiliki temperatur kritik lebih kecil dari temperatur reservoir dan cricondentherm lebih besar daripada temperatur reservoir.

Wet Gas

Wet gas terjadi semata-mata sebagai gas di dalam reservoir sepanjang penurunan tekanan reservoir.
Jalur tekanan, garis 1-2 tidak masuk ke dalam lengkungan fasa. sehingga, tidak ada cairan yang terbentuk di dalam reservoir.
Walaupun demikian kondisi separator berada pada lengkungan gas, yang mengakibatkan sejumlah cairan terjadi di permukaan ( disebut kondensat).
Kata :wet: pada wet gas (gas basah) bukan berarti gas tersebut basah oleh air, tetapi mengacu pada cairan HC yang terkondensasi pada kondisi permukaan.

Dry Gas

Dry gas terutama merupakan metana dalam sejumlah intermediates, gambar diagram fasa menunjukkan bahwa campuran HC semata-mata berupa gas di reservoir dan kondisi separator permukaan yang normal berada di luar lengkungan fasa. Sehingga tidak terbentuk cairan di permukaan.
Reservoir dry gas biasanya disebut reservoir gas.

Note : Untuk tabel dibawa ini, sebaiknya menggunakan laptop atau komputer untuk tampilan yang lebih baik.
Black Oil
Volantile Oil
Retrograde
Gas
Wet Gas
Dry Gas
Rasio Inisial produksi gas/cairan, scf/stb
<1,750
1,750-3,200
>3,200
>15,000
100,000
Gravity inisial cairan stock-tank API
<45
>40
>40
s/d 70
Tidak ada cairan
Warna cairan
Stock tank
Gelap
Berwarna
Sedikit berwarna
bening
Tidak ada
cairan
Perubahan fasa di reservoir
Titik
gelembung
Titik
gelembung
Titik Embun
Tidak terjadi
Tidak terjadi
C7+, % mol
>20
20-12.5
<12.540
<4
<0.7
Bo pada titik gelembung
<2.0
>2.0
-
-
-

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.