Injeksi Polimer

Published by Priant Taruh on July 23, 2017

Injeksi polimer pada dasarnya merupakan injeksi air yang disempurnakan. Penambahan polimer ke dalam air injeksi dimaksudkan untuk memperbaiki sifat fluida pendesak agar recovery minyak menjadi lebih besar.

Tidak semua kasus rendahnya perolehan minyak oleh injeksi air dapat ditanggulangi dengan penambahan polimer, dalam hal ini efektivitas polimer sangat dipengaruhi oleh heterogenitas reservoir dan mobilitas fluida reservoir.

Dua jenis polimer yang sering digunakan pada saat ini adalah :

a.    Polysacharide (alami)
b.    Polyacrylamide (sintetik).

Injeksi fluida ke dalam reservoir melalui sejumlah sumur umumnya dilakukan dengan memakai sistem manifold. Variabel kecepatan pendorong oleh pompa yang digunakan untuk menginjeksikan fluida ke dalam reservoir menyebabkan laju aliran volumetris total dapat dikontrol dengan melihat program injeksi secara keseluruhan.

Laju aliran hanya ditentukan dari tahanan aliran dalam setiap sumur injeksi jika tidak terdapat alat kontrol aliran pada setiap sumur. Sejumlah alat pengontrol diperlukan pada setiap sumur untuk mengatasi injeksi aliran yang tidak terkontrol.

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.