Well Testing (Pengujian Sumur)

Published by Priant Taruh on July 26, 2017
Tujuan utama dari suatu pengujian sumur hydrocarbon, atau yang telah dikenal luas dengan sebutan “Well Testing” adalah untuk menentukan kemampuan suatu lapisan atau formasi untuk berproduksi.

Seorang reservoir engineer harus memiliki informasi yang cukup tentang kondisi dan karakteristik reservoir, baik untuk menganalisis kinerja reservoir yang memadai dan untuk meramalkan produksi masa depan dalam berbagai macam pengoperasian. Production engineer juga harus mengetahui kondisi sumur produksi dan sumur injeksi untuk menghasilkan kinerja terbaik dari reservoir.

Apabila pengujian ini dirancang secara baik dan memadai, kemudian hasilnya dianalisa secara tepat, maka akan banyak sekali informasi-informasi yang sangat berharga akan didapatkan seperti :

1.    Permeabilitas efektif
2.     Kerusakan atau perbaikan formasi disekeliling lubang bor yang diuji
3.    Tekanan reservoir
4.    Bentuk radius pengurasan
5.    Keheterogenan suatu lapisan

Tekanan merupakan data yang paling berharga dan berguna dalam teknik reservoir.Baik secara langsung atau tidak langsung, tekanan diperlukan pada semua perhitungan di teknik reservoir sehingga penentuan parameter reservoir yang akurat sangat penting. Secara umum, analisis uji sumur minyak dilakukan untuk memenuhi tujuan-tujuan berikut :

1.    Untuk mengevaluasi kondisi sumur dan karakteristik reservoir
2.    Untuk mendapatkan parameter reservoir dalam mendeskripsi reservoir
3.    Untuk menentukan kedalaman sumur minyak yang akan di bor yang merupakan zona produktif
4.    Untuk memperkirakan faktor skin atau pengeboran dan komplesi terkait kerusakan sumur minyak. Berdasarkan besarnya kerusakan, keputusan tentang stimulasi juga dapat dibuat.

Sebenarnya prinsip dasar pengujian ini sangat sederhana yaitu kita memberikan suatu gangguan keseimbangan tekanan terhadap sumur yang diuji. Ini dilakukan baik dengan memproduksi dengan laju alir yang konstan (drawdown) atau penutupan sumur (buildup).

Dengan adanya gangguan ini impuls perubahan tekanan (pressure transient) akan disebarkan keseluruhan reservoir dan ini diamati setiap saat dengan mencatat tekanan lubang bor selama pengujian berlangsung. Apabila perubahan tekanan tadi diplot dengan suatu fungsi waktu, maka akan dianalisa pola aliran yang terjadi dan juga besaran-besaran dan karakteristik formasi yang telah disebutkan diatas.

Sebagai titik tolak, akan dibahas persamaan-persamaan dasar yang menerapkan aliran fluida di media berpori yang akan menjadi basis transien tekanan. Selanjutnya akan dibahas cara-cara pengujian dan analisanya seperti pressure build up, pressure drawdown, type curve matching dan lain sebagainya.
Perolehan data dan program analisis dari sebuah uji sumur minyak yang efisien membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, rancangan dan evaluasi yang matang serta upaya tim yang terkoordinasi dengan baik melalui pendekatan terintegrasi.

Pengukuran analisa core dari sampel yang dipilih oleh para geologist menyediakan data sebagai identifikasi awal dari jenis batuan reservoir. Hasil uji sumur menggunakan berbagai teknik yang masuk akal bila dibandingkan dengan data geologi dan data core. Studi dari uji sumur ini membantu dalam mengenali flow barrier, rekahan, dan berbagai macam permeabilitas. History matching dari produksi sebelumnya dan pressure performance terdiri dari penyesuaian parameter reservoir sampai contoh stimulasi.

Aliran dalam media berpori adalah fenomena yang sangat kompleks dan tidak dapat digambarkan secara eksplisit sehingga digambarkan sebagai aliran pada pipa atau saluran. Hal ini lebih mudah untuk menghitung panjang, diameter pipa dan menghitung kapasitas aliran sebagai fungsi dari tekanan dalam media berpori.

Analisis aliran fluida dalam media berpori telah berkembang selama bertahun-tahun dengan dua bidang yaitu eksperimen dan analitis. Fisikawan, engineer, hydrologists, dan yang lainnya telah bereksperimen dengan berbagai sifat dari fluida ketika mengalir pada media berpori. Berdasarkan analisis mereka, mereka telah berusaha untuk merumuskan hukum dan korelasi yang kemudian dapat digunakan untuk membuat prediksi analitis pada sistem serupa.

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.