Fungsi Peralatan Pemboran

Published by Priant Taruh on August 14, 2017
Sumber: Teejayintl

Peralatan pemboran terdiri dari berbagi macam jenis dan memiliki fungsi maupun penempatan yang berbeda-beda.

Penempatan dari peralatan pemboran terbagi menjadi dua, yaitu yang berada di surface (permukaan) maupun yang berada di sub surface (bawah permukaan)

Surface (Permukaan)

Crown block
Crown block berbentuk dan berfungsi seperti katrol timbah, membantu mempermudah dalam pengangkatan dan diletakan pada bagian paling atas di Rig.

Traveling Block
Terdiri dari katrol yang berfungsi sebagai tempat untuk membantu drawwork dalam menaik dan menurunkan peralatan.

Hook
Peralatan yang berbentuk seperti mata pancing, berfungsi sebagai tempat untuk menggantungkan peralatan pemboran lainnya.

Drawwork
Berfungsi untuk menaik dan menurunkan beberapa peralatan hoisting system yang berada di rig.

Drill line
Kawat baja yang terdiri dari beberapa kawat yang dililitkan menjadi satu line.
Berfungsi dalam menghubungkan beberapa peralatan untuk digunakan dalam mengangkap peralatan.

BOP (pencegah semburan liar)

Annular
Tempat untuk mencegah ketika kick pertama kali terjadi.

Pipe ram
Digunakan ketia pipa berada di dalam lubang bor, pipe ram akan menutup annulus pipa denga bop.

Blind ram
Menutup lubang ketika pipa tidak berada didalam lubang bor.

Shear ram
Berfungsi menutup lubang dengan cara memotong pipa pemboran.

Choke manifold
Sebagai tempat untuk mengalirkan semburan ke pembuangan.

Kill line
Tempat untuk memompokan lumpur dengan densitas yang berat.

Stand Pipe
Suatu pipa baja yang dijepit secara vertikal di samping dari derrick atau mast menara dan dihubungkan discharge line dng rotary hose.
Bagian bawah stand pipe terdapat manifold yangberfungsi untuk mengatur aliran lumpur atau untuk pencegah semburan liar dan ke bell nipple.

Rotary Hose
Selang yang terbuat dari karet dan baja, berfungsi sebagai tempat untuk menghubungkan stand pipe dengan swivel.

Rotary slip
Fungsinya sebagai alat untuk menggantungkan peralatan pemboran agar tidak jatuh pada saat dilakukan penyambungan pipa maupun round trip.

Kelly
Kelly adalah peralatan yang berbentuk seperti pipa, dimana kelly berbentuk segi empat dan ada juga yang segi enam. Kelly sebagai peralatan penghubung antara swivel dengan meja putar.

Fungsi utama kelly untuk meneruskan tenaga putar dari rotary table ke peralatan yang berputar lainnya (drillpipe, hwdp, dp dll) dan sebagai tempat untuk mengalirkan lumpur pemboran dari swivel ke dalam lubang pemboran.

Swivel
Sebagai tempat teratas dari peralatan putar pemboran, untuk mengalirkan lumpur pemboran keperalatan yang ada dibawahnya.

Rotary table
Adalah meja putar yang berputar dan membantu dalam pemutaran pipa pemboran.

Master bushing
Adalah tempat untuk meletakan  slipt dan kelly bushing.

Kelly bushing
Berfungsi untuk bekerjasama dengan master bushing

Sub Surface (Bawah Permukaan)


Casing
Mencegah runtuhnya formasi, mencegah masuknya fluida formasi kedalam lubang pemboran.

Drill pipe
Sebagai pipa pemboran yang berfungsi untuk meneruskan aliran lumpur, gaya putar dan sebagai alat pemanjang untuk memperpanjang/memperdalam lubang pemboran.

Heavy Wall Drill Pipe
Hampir sama dengan drill pipe, hanya saja heavy wall drill pipe lebih berat dan panjang dari drill pipe.

Drill Collar
Drill colar merupakan peralatan paling berat dibandingkan dengan drill pipe dan heavy wall drill pipe.
Berfungsi sebagai pemberat agar rangkaian pipa tetap lurus.

Bit

Peralatan paling bawah dari rangkaian pemboran ini berfungsi untuk menembus formasi yang dilalui.

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.