Mud Logging

Published by Priant Taruh on August 18, 2017

Mud logging adalah metode observasi dan data yang dikumpulkan dari analisis hidrokarbon, digabungkan dengan drilling rate dan deskripsi cutting, disusun dan dicatat sebagai fungsi kedalaman. Dari mud logging, seorang reservoir engineer bekerja sama dengan geologist untuk menentukan lapisan yang prospek mengandung hidrokarbon yang dilengkapi dengan deskripsi kandungan molekul C1, C2, C3 dst.

Analisa Cutting

Minyak dan gas yang terdapat dalam batuan sedimen ditemukan terjebak di antara butiran yang menyusun batuan. Dalam proses pemboran sebuah sumur, batuan dihancurkan oleh bit, batuan pecah menjadi potongan-potongan kecil disebut cutting. Cutting dibawa ke permukaan oleh fluida pemboran dan diteliti untuk mengetahui beberapa hal yang penting, antara lain ada tidaknya hidrokarbon.

Contoh cutting diambil pada interval kedalaman yang tetap. Interval kedalaman yang dianalisa tergantung dari daerah geologi yang sedang dieksplorasi, apakah wildcat atau sumur pengembangan, laju penetrasi, kebutuhan konsumen, dll.

Pada umumnya interval sampling bervariasi dari 5’ sampai 100’. Sampel yang diperoleh dibersihkan melalui alat penyaring untuk mendapatkan butiran-butiran sedimen. Kemudian sampel ini dipelajari litologinya dengan memakai mikroskop dan diteliti di bawah sinar UV untuk memeriksa penampakan minyak / gas. Secara garis besar penelitian ditekankan pada : 

1. Deskripsi Litologi
2. Penampakan minyak / gas
3. Evaluasi formasi

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.