Tipe dan Fungsi Well Completion

Published by Priant Taruh on August 14, 2017

Sumur yang telah dibor sesuai dengan target, selanjutnya dilakukan wireline logging dan  test uji produksi (DST). Pada sumur yang telah terbukti ekonomis untuk dikembangkan, maka dilanjutkan dengan operasi penyelesaian sumur (well completion).

Jika volume minyak & gas di reservoir tidak ekonomis, maka sumur ditutup (plug) atau diabaikan (abandon),  dengan menggunakan cement retainer dan beberapa feet lapisan semen.

Cement Retainer bersifat drillable sehingga pada saat harga minyak & gas cukup tinggi  dan membuat sumur menjadi ekonomis,  maka plug/sekat yang telah dipasang dapat dibuka.

Tujuan well completion untuk mendapatkan laju produksi yang optimum selama masa produksi sumur.

Faktor yang dipertimbangkan dalam perencanaan well completion.

Reservoir
  • Jumlah cadangan gas/minyak di setiap zona lapisan
  • Tenaga pendorong reservoir
  • Keperluan akan well stimulation
  • Keperluan akan pengontrolan pasir

Mekanis
  • Konfigurasi komplesi sumur dibuat sesederhana mungkin sehingga memudahkan  kerja ulang
  • Pertimbangan pengangkatan buatan
  • Kemungkinan project EOR dimasa yang akan datang

Ekonomis
  • Laju  produksi yang diinginkan
  • Investasi yang diperlukan sekecil mungkin

Tipe penyelesaian sumur.

Berdasarkan program pemasangan pipa selubung komplesi lubang terbuka (openhole), komplesi perforasi (perforated completion), komplesi liner (liner completion), Berdasarkan jumlah zona yang diproduksi suatu sumur Zona tunggal (single completion) dan Zona banyak (multiple completion)

Open Hole Completion

Casing dipasang hanya diatas zona produktif & terbuka sepanjang zona produktif.

Keuntungan :
  • Dapat diproduksi sepanjang zona- produksi
  • Dapat dilakukan logging kembali
    Mempermudah jika ingin  memperdalam sumur
  • Sangat cocok untuk pengerjaan metoda pengontrolan pasir (open hole gravel pack)
  • Memperkecil kemungkinan terjadi kerusakan formasi akibat penyemenan.
  • Tidak memerlukan biaya perforasi
  • Dapat dilakukan pemasangan liner atau perforasi, bila diperlukan

Kelemahan :
  • Memerlukan operasi sand clean-up yang rutin
    Kesulitan menentukan zona yang akan distimulasi  
  • Sukar melakukan pengontrolan produksi air dan gas yang berlebihan
  • Tidak dapat melakukan seleksi zona yang akan diproduksi
  • Batuan harus betul-betul consolidated

Cased Hole Completion

Production casing dipasang dan disemen pada zona produktif kemudian dilaksanakan perforasi pada zona-zona yang paling produktif.

Keuntungan :
  • Penentuan kedalaman subsurface equipment lebih teliti karena ditentukan setelah wireline logging untuk seluruh kedalaman.
  • Interval produksi satu sama lain tidak berkomunikasi
  • Dapat dilakukan pemasangan multiple completion
  • Cocok untuk teknik-teknik penanggulangan pasir (sand control)

 Kerugian :
  • Diperlukan pengerjaan penyemenan yang efektif untuk memastikan penyelesaian zona-zona produksi yang baik
  • Biaya tambahan untuk casing, penyemenan, dan perforasi.
  • Kerusakan formasi karena penyemenan
  • Logging tidak dapat diulang, sehingga perluInterpretasi logging yang teliti.
  • Well deepening hanya dapat dilakukan dengan diameter lubang lebih kecil
  • Pengurangan diameter lubang oleh pipa selubung, sehingga hambatan terhadap aliran dapat terjadi karena efek perforasi, dan mengurangi produktivitas sumur

Liner Completion

Casing diset sampai di atas zona produksi, kemudian digabungkan dengan kombinasi liner.

Terdapat dua model liner completion:
  • Screen liner completion, biasanya untuk sumur horisontal.
  • Cemented-Perforated liner completion, biasanya untuk sumur vertikal/miring.

Keuntungan dan kerugian dari sistem komplesi sumur dengan liner adalah sama seperti komplesi lubang terbuka atau komplesi perforasi, tergantung tipe komplesi liner mana yang digunakan.

Keuntungan komplesi liner adalah mengurangi biaya casing. Sedangkan kegunaan liner yang utama adalah menjaga stabilitas lubang bor.

Single String Completion

Penyelesaian sumur dimana hanya ada satu lapisan produktif pada sumur tersebut atau beberapa lapisan lapisan produktif yang secara bersama-sama (comingle) diproduksi dari sumur tersebut.

Terdapat  tiga metoda :
  • komplesi tubing tergantung (open ended)
  • komplesi tubing dengan packer
  • komplesi tanpa tubing (tubingless)

Multiple Zone Completion

Penyelesaian sumur dimana dalam sumur tersebut ada beberapa lapisan produktif yang terpisah-pisah dan diproduksi secara terpisah juga.

Alasan penggunaan:
  • Perbedaan tipe reservoir, sehingga perlu pemisahan produksi dari masing-masing zona
  • Pay out yang cepat
  • Pengontrolan tiap reservoir akan lebih baik (reservoir management)

Tipe komplesi zona banyak :
  • Komplesi dengan string tunggal-packer tunggal.
  • Komplesi dengan string tunggal-packer ganda.
  • Komplesi dengan zona produksi bergilir
  • Paralel string – multiple packer (biasanya dual string)

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Support blog ini dengan cara Berkomentar yang baik dan sopan.