Pengertian dan Fungsi Casing Pemboran Migas

Published by Priant Taruh on Maret 10, 2018

Casing berupa kelongsong baja dengan panjang berkisar antara 16 sampai 34 ft, dengan diameter bervariasi dari 4,5 inci sampai 30 inci. Fungsi utama casing adalah menyekat lubang pemboran sehingga tidak terjadi hubungan antar formasi yang berdekatan, mempertahankan kestabilan lubang bor sehingga tidak gugur serta melindungi lingkungan dari pengaruh filtrat lumpur pemboran yang lolos di sekitar lubang. Umumnya dalam pemboran minyak/gas memerlukan beberpa tipe casing, yaitu:

1. Conductor Casing
2. Surface Casing
3. Intermediate Casing
4. Production Casing

Baca juga: Jenis-Jenis Casing

Fungsi Casing

1. Mencegah lubang sumur collapse
2. Mengisolasi fluida di lubang sumur dgn fluida di formasi
3. Meminimisasi kerusakan karena proses pemboran dan lingkungan bawah permukaan
4. Menyediakan konduit yang tahan tekanan dan temperatur tinggi
5. Mengisolasi hubungan antara formasi/reservoir di lubang sumur.

Tujuan Penyemenan Casing

1. Melekatkan casing dengan formasi
2. Mencegah terjadinya hubungan antar formasi
3. Menjaga dari tekanan formasi yang berlebihan
4. Mencegah korosi
5. Mengisolasi zona berbahaya, agar pemboran dapat dilanjutkan.

Saya bukan master ataupun ahli. Hanya seorang mahasiswa yang ingin sharing pengetahuan mengenai Migas, Geothermal dan Pengetahuan Umum lainnya.

Share this

Subscribe Yuk !!!

Postingan Terkait

Previous
Next Post »

   Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan.