Pengertian Separator dan Cara Kerjanya

Separator adalah tabung bertekanan dan bertemperatur tertentu yang digunakan untuk memisahkan fluida produksi ke dalam fasa cairan dan fasa gas. Cara kerja dari separator tersebut yaitu dengan gaya pemisahan fluida dengan densitas, dimana fluida yang lebih berat akan berada dibagian bawah sedangkan fluida yang lebih ringan akan berada pada bagian atas. Separator terbagi berdasarkan, jenis, tekanan kerja, jumlah fasa dan berdasarkan bentuknya.

Fungsi utama dari separator adalah:
  1. Unit pemisah utama cairan dari gas.
  2. Melanjutkan proses dgn meisahkan gas ikutan dari cairan.
  3. Untuk mengontrol penghentian kemungkinan pelepasan gas dari cairan.
  4. Memberikan waktu yang cukup pemisahan antara minyak dan air yang ikut terproduksi.
Pembagian separator berdasarkan tekanan kerja (operating pressure) yaitu:
  1. High Pressure (HP) Separator: 650 – 1500 psi (45 – 100 ksc).
  2. Medium Pressure (MP) Separator: 225 – 650 psi (15 – 45 ksc).
  3. Low Pressure (LP) Separator: 10 – 225 psi (0.7 – 15 ksc).
Berdasarkan jumlah fasanya, separator dibagi menjadi 2 jenis antara lain :
  1. Separator 2 fasa
    Separator yang memisahkan fluida produksi menjadi fasa cair dan fasa gas.Fasa cair yang sudah terpisah keluar dari bagian bawah separator sedangkan fasa gas keluar melalui bagian atas separator.
  2. Separator 3 fasa
    Separator yang memisahkan fluida produksi menjadi minyak, air dan gas.Minyak yang sudah terpisah menujuoil outlet di bagian kanan separator, air akan berada di bagian bawah dan keluar melalui water inlet, sedangkan gas yang sudah terpisah akan keluar melalui bagian atas separator.
Berdasarkan bentuknya, separator dibagi menjadi 3 jenis antara lain :
  1. Separator vertical
    Separator vertical cocok digunakan untuk sumur yang mempunyai GOR (Gas Oil Ratio) rendah.Untuk masalah penempatanya, separator vertical sangat efisien karena tidak membutuhkan tempat yang luas sehingga sangat cocok di gunakan di lapangan offshore.
  2. Separator horizontal
    Separator horizontal lebih murah dibandingkan separator vertikal dan separator ini juga ekonomis untuk pemrosesan fluida yang mempunyai GOR tinggi.Untuk penempatannya separator horizontaltidak memerlukan pondasi yang khusus.
  3. Separator spherical
    Separator bundar / spherical mempunyai keuntungan – keuntungan antara lain : mempunyai bentuk yang kompak, sangat baik untuk fluida yang mengandung pasir dan lumpur. Namun separator jenis ini mempunyai kapasitas yang lebih kecil dibandingkan dengan separator horizontal maupun separator vertical.Separator bulat sangat cocok digunakan untuk separator tes unit yang portable.
Separator Horizontal Beserta Komponen dan Fungsi Komponennya


Deflector Plate
Fungsi deflector plate untuk memisahakan cairan dari gas dan di gunakan untuk semua pelayan

Coalescing plate
Fungsinya yaitu untuk memisahkan embun cairan dari gas, Memisahkanminya dari gas, tidak digunakan bila kemungkinan terdapatlilin ata kotoran

Weir
Berfungsi untuk menahan cairan di dalam separator sehingga Membantu Meningkatkan residen time dari cairan.

Vortex breaker 
Mencegah terjadinya pusaran minyak yang dapat Menyebabkan terlepasnya gas dari minyak pada saat meninggalkan separator.

9 Responses to "Pengertian Separator dan Cara Kerjanya"

  1. Maap yg menentukan kita menggunakan separator jenis low/high pressure dari mana yah? Trus pengaruh nodal ke separator bagaimana? Terimakasih sebelumnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh pertanyaan sulit nih hehe, saya coba jawab sebisa saya ya mas tapi tdk jamin soal bnr/tdknya.

      Jadi untuk menentukan penggunaan separator low/high pressure itu dari tekanannya mas.

      Separator tekanan rendah itu dari 10 - 225 psi, separator tekanan menengah 230 - 700 psi dan separator tekanan tinggi 750 - 1.500 psi.

      Untuk nodal saya kurang tahu cuman sepertinya untuk diseparator pengaruhnya ada di ukuran diameter tubing, kedalaman sumur dan tekanan separator sendiri.

      Sekali lagi maaf mas kalau salah hehe.

      Siapa tahu ada yg tahu dan balas komentar ini.

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel